Dianggap Kadaluwarsa, Fraksi Badung Gede Kritisi Sistem Online Pajak

0
84

MANGUPURA – Fraksi Badung Gede DPRD Badung menyoroti pemungutan pajak dengan online system yang selama ini dilaksanakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung. System yang digunakan dinilai sudah kedaluwarsa, yang justru bisa menumpuk piutang pajak.

“Ada kecenderungan dan kurang transparannya pemungut pajak. Pajak yang sudah dibayar wajib pajak, tidak disetor ke kas daerah dan menjadi piutang yang harus ditagih pemerintah,”papar I Gede Aryantha, saat membacakan pemandangan umum Fraksi Badung Gede, Selasa (10/11/2020).

Politisi Gerindra ini mengharapkan Bapenda melakukan inovasi, khususnya dalam rangka optimalisasi pendapatan dari pajak hotel dan restoran (PHR) dengan mengoptimalkan pemungutan pajak lewat online system dengan riil time. Mengenai piutang pajak, diakuinya memang sulit ditagih lebih-lebih perusahaan tersebut telah masuk kategori pailit atau bangkrut.

Kepala Bapenda, I Made Sutama mengklaim, sistem online pajak telah berjalan baik dalam rangka mewujudkan transparansi dan percepatan penyampaikan data informasi perpajakan daerah.

“Pada prinsipnya kami sangat setuju adanya usulan dewan, namun system ini (online) sudah berjalan dengan baik. Bahkan, wajib pajak dapat melakukan pembayaran pajak melalui fasilitas perbankan secara online,” katanya.(lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here