Tolak Money Politik, Putri Koster Ajak Kaum Wanita Milenial Karangasem Menangkan Dana-Dipa

0
65
Putri Koster usai zoom meeting bersama kaum wanita milenial karangasem, menyerahkan kostum Dana Dipa kepada pemilih milenial yang hadir dalam kegiatan tersebut.

KARANGASEM—Setelah menyapa kaum perempuan lintas komunitas di Karangasem melalui siaran virtual, istri Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, kembali mendatangi kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Karangasem, Minggu (8/11/2020).

Kehadiran Putri Koster ke markas moncong putih Tanah Aron itu, untuk menggelar zoom meeting (pertemuan daring) bersama kaum wanita milenial di delapan kecamatan.

Dalam zoom metingnya itu, ia menegaskan, bahwa wanita milenial merupakan pemilih cerdas, karena itu ia mengajak untuk tidak golput dan ikut memerangi praktek money politik pada Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 nanti.

“Memilih pemimpin merupakan tanggungjawab kita sebagai warga negara. Jangan golput, agar bisa mewujudkan perubahan menuju Karangasem era baru. Wanita milenial harus berani keluar dari zona tidak nyaman dengan mencoblos calon bupati dan calon wakil bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa,” jelasnya.

Selain melibatkan wanita milenial Karangasem, zoom meeting tersebut juga diikuti kaum perempuan dari berbagai komunitas. Menurut Putri Koster, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa, merupakan sosok pasangan pemimpin Karangasem yang rendah hati dan low profil.

“Beliau berdua (Dana-Dipa) tidak neko-neko. Sederhana, focus, lurus dan tulus ngayah membangun Karangasem sesuai visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem era baru,” terangnya.

Putri Koster menjelaskan, pasangan Dana-Dipa maju dalam Pilkada Karangasem karena terlahir dari seleksi ketat induk partai PDI Perjuangan dan bukan atas dasar nafsu jadi pemimpin. Dia juga memuji Dana-Dipa merupakan pasangan yang komplit dan tepat untuk memimpin Karangasem lima tahun ke depan.

“Saya yakin Pak Gede Dana sangat memahami tata kelola birokrasi. Beliau juga sangat paham terhadap apa yang dibutuhkan masyarakat, karena sudah empat periode menjadi anggota DPRD Karangasem. Sedangkan Pak Artha Dipa adalah mantan birokrasi, ” ungkap Putri Koster, sembari menambahkan, Dana-Dipa merupakan pasangan yang komplit untuk memimpin Karangasem kedepan.

Karangasem memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan, hanya saja kata Putri Koster sejauh ini belum digarak dengan baik akibat tidak ada pola dari pemimpin untuk menggerakkannya.

“Saya yakini Dana-Dipa akan bisa melakukan itu, karena pola untuk membangun Karangasem programnya jelas, selaras dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat. Mulai saat ini kaum perempuan Karangasem harus berani keluar dari zona tidak nyaman untuk membangun perubahan menuju Karangasem era baru,” tegasnya.

Sebelumnya, calon Bupati Karagasem, I Gede Dana melalui siaran virtual menyampaikan kepada kaum wanita melenial dan kaum perempuan berbagai profesi yang hadir dalam zoom meeting tersebut, menyampaikan, lima program unggulan diprioritaskan apabila dia bersama calon wakilnya mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin Karangasem lima tahun kedepan.

Lima program unggulan itu, meliputi bidang pangan sandang dan papan, pendidikan kesehatan, tenaga kerja dan sosial, adat budaya dan agama, pengembangan pariwisata dan insfrastruktur. Hanya saja untuk menjalankan lima program tersebut masih terkendala masalah anggaran, karena PAD Karangasem terus mengalami penurunan.

Kendati demikian Gede Dana masih tetap optimis bisa melakukan itu, karena memiliki program satu jalur dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat.

“Astungkara terpilih, kami akan focus bekerja dengan niat tulus dan lurus sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang didalamnya mengandung muatan sekala dan niskala,” pungkas Gede Dana. (wat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here