Harapkan Legian Ramai Lagi, Madia Tambahkan Mural di Tiga Tokonya

0
127
KREATIVITAS : Lukisan mural di tiga toko di kawasan legian yang tutup karena pandemi Covid-19.

BADUNG – Lukisan mural tarian Bali menghiasi tiga toko di Jalan Sahadewa, Legian, Kuta, milik Nengah Madia. Torehan karya seni itu diharapkan mampu menjadi penyemangat dan  menggeliatkan kembali perekonomian masyarakat khususnya di kawasan wisata setempat.

Nengah Madia asal Lingkungan Legian Kelod mengaku tiga totonya terpaksa ditutup karena sepinya pengunjung sebagai dampak pandemi Covid-19. Ia pun memutuskan mencoba beralih ke usaha makanan dan minuman di seberang jalan yang dahulunya dipakai lapak tourist information.  Sedangkan di rolling door tokonya diisi lukisan mural sebagai latar belakang usaha barunya. “Lukisan ini sebagai wujud semangat untuk bangkit dari keterpurukan. Kami ingin kembali menggeliatkan kunjungan ke Legian. Kami harap ini mampu menjadi daya tarik, baik untuk usaha kecil kami ataupun Legian pada umumnya,” kata Madia.

Usaha makanan dan minuman yang rencana dibuka akhir Oktober nanti akan dikelola anak pertama Madia. Sebelum pandemi Covid-19, putrinya bekerja di bagian ticketing salah satu perusahaan maskapai penerbangan. “Pada masa seperti sekarang ini, nampaknya hanya usaha makanan dan minuman yang memang masih memungkinkan. Karena itulah kami coba belajar geluti bidang itu semata-mata untuk bisa tetap berusaha di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Pembukaan usaha berlatarkan mural itu, juga dimaksudkan untuk menghilangkan kemurungan di masa pandemi karena diyakini dapat  mempengaruhi bahkan menurunkan imunitas tubuh. “Kita tidak boleh terbelenggu oleh kemurungan ataupun stres karena imunitas haruslah tetap terjaga dalam menghadapi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Langkah sederhana Madia tersebut diapresiasi tokoh masyarakat IGN Sudiarsa. Mantan Bendesa Adat Legian ini mengatakan bahwa hal tersebut merupakan wujud nyata dari semangat warga Legian untuk bangkit di tengah menghadapi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19.

“Ini bukti bahwa masyarakat Legian ingin bangkit dan beradaptasi. Namun di balik itu, harapannya tentu tetap sama, yakni agar pandemi ini segera berlalu dan pariwisata bisa bergeliat lagi,” ujar Sudiarsa yang juga anggota DPRD Kabupaten Badung. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here