Prakiraan Musim Hujan di Bali, Ini Penjelasan BMKG Denpasar

0
451
Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Iman Fatchurochman.

BADUNG –  Bali akan memasuki masa peralihan musim dari kemarau ke hujan. Secara umum pada 15 Zona Musim (ZOM) di Bali, awal musim hujan 2020/2021 diperkirakan mulai November 2020.

Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Iman Fatchurochman mengatakan, daerah yang paling cepat memasuki musim hujan adalah Bali bagian tengah. Sementara daerah paling terakhir adalah Bali bagian utara. “Saat ini di beberapa daerah khususnya di bagian utara Bali masih belum mendapatkan hujan lebih dari 30 hari. Sedangkan di Bali bagian barat, tengah dan selatan terpantau beberapa daerah mengalami hujan. Hal ini bukan berarti Bali sudah memasuki musim hujan tapi ada beberapa fenomena meteorologis regional berkontribusi dalam pembentukan awan-awan hujan di Indonesia, termasuk di Bali. Jadi saat ini Bali masih berada di musim kemarau, tercermin dari masih konsisten dan kuatnya angin timuran,” bebernya, Rabu (23/9/2020).

Ia merinci, Karangasem bagian tengah adalah 1 ZOM wilayah Bali yang pertama kali akan memasuki musim hujan yaitu pada dasarian III  Oktober. Kemudian November dasarian I – III, awal musim hujan terjadi pada 10 ZOM meliputi Jembrana, Buleleng bagian utara, Tabanan, Badung, Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem bagian selatan, dan Kota Denpasar.

Sedangkan untuk 4 ZOM sisanya meliputi wilayah Buleleng bagian barat dan timur, Karangasem bagian utara dan timur, serta Nusa Penida, awal musim hujan diprediksi terjadi Desember dasarian I – III.“Apabila dibandingkan dengan rata-rata awal musim hujan periode 1981-2010, maka sebanyak 1 ZOM diprakirakan sama dengan rata-ratanya. Sedangkan 14 ZOM lainnya, diprakirakan mundur (lebih lambat) dari rata-ratanya,” ujarnya sembari menambahkan untuk puncak musim hujan, 9 ZOM di Bali diprakirakan Januari 2021 dan 6 ZOM sisanya, diprakirakan Februari 2021.

Untuk sifat hujan, sambung Iman, ada 13 ZOM yang terbilang normal yaitu Jembrana bagian barat dan selatan, Buleleng bagian barat, Tabanan, Bangli, Gianyar, Badung, Karangasem bagian timur dan selatan, Klungkung, Kota Denpasar, serta Nusa Penida. 1 ZOM meliputi Karangasem bagian tengah diprakirakan bersifat Bawah Normal, dan 1 ZOM lainnya yang meliputi Buleleng atau Jembrana bagian utara diprakirakan bersifat Atas Normal. “Di bulan Oktober, Bali akan mulai memasuki masa peralihan ke musim hujan. Imbauan kami, di masa peralihan nanti masyarakat harus waspada terhadap bencana angin kencang dan hujan petir, karena potensi tinggi pertumbuhan awan-awan Cumulonimbus,” tandasnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here