
BULELENG – Kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih terus bertambah secara fluktustif. Sesuai laporan dari Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, ada penambahan 9 kasus konfirmasi, 2 kasus meninggal dunia dan 1 probable (meninggal dunia sebelum hasil swab keluar,red). Sementara pasien sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19 sebanyak 24 orang.
“Dua kasus meninggal dunia berasal dari Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Seririt, sementara satu kasus probable berasal dari Kecamatan Kubutambahan,” ungkap Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca, Minggu (13/9/2020) saat menggeber penanganan Pandemi Covid-19 di Buleleng.
Suweca yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng ini memaparkan 2 kasus meninggal dunia masing-masing, warga Kecamatan Seririt, laki-laki berumur 65 tahun, dengan komorbid (penyakit penyerta,red) ginjal.”Masuk RSU KDH dengan keluhan sesak nafas berat, batuk disertai dahak, dan dinyatakan meninggal dunia Sabtu (12/9/2020) pukul 21.00 WITA akibat terinfeksi Covid-19 dengan komorbid ginjal, sesuai hasil diagnosa klinis DPJP,” tandasnya.
Satu pasien lainnya, warga Kecamatan Buleleng, laki-laki berumur 65 tahun, dengan komorbid ginjal, hipertensi dan diabetes millitus type 2.”Masuk RSUD Buleleng dengan keluhan nyeri kepala sebelah dan meninggal dunia 20 Agustus 2020,” jelasnya.
Saat meninggal dunia, kata Suweca, hasil test swab belum keluar sehingga dinyatakan sebagai kasus probable. “Setelah hasil test swabnya keluar kemarin dan sesuai diagnosa klinis, DPJP menyatakan yang bersangkutan meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19, dengan komorbid ginjal, hipertensi dan diabetus militus type 2,” tegasnya.
Suweca menambahkan, Tim Medis GTPP Covid-19 juga melaporkan 1 kasus probeble berasal dari Kecamatan Kutambahan.”Pasien ini meninggal dunia kemarin, sebelum hasil test swabnya keluar, sehingga di nyatakan sebagai kasus probeble,” tandas Suweca sembari menyebutkan pasien yang dinyatakan sembuh atau tidak terinfeksi Covid-19 sebanyak 24 orang.
Sementara penambahan kasus konfirmasi sebanyak 9 orang, berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak 8 orang dan Kecamatan Sawan sebanyak 1 orang.”Penambahan kasus konfirmasi tersebut, merupakan hasil tracing dari kasus konfirmasi sebelumnya.” tandasnya. Hingga saat ini, jumlah kasus konfirmasi dalam perawatan sebanyak 95 orang, dengan rincian, perawatan di RSUD Buleleng sebanyak 23 orang, RSU Balimed Singaraja 1 orang, RSU Karya Dharma Usada 2 orang, RSU Kerta Usada 12 orang, RSU Santhi Graha 2 orang, RSJ Bangli sebanyak 1 orang dan menjalani isolasi mandiri sebanyak 54 orang.”Sesuai dengan komitmen yang telah dibuat, seluruh RSU Swasta di Kabupaten Buleleng sudah melayani pasien Covid-19,” imbuhnya. (kar)








