
KARANGASEM—Tim independen pemenangan paket Dana-Dipa (Gede Dana –Wayan Artha Dipa) semakin solid bergerak. Bahkan keberadaan tim sudah menyebar hingga ke pelosok desa di Karangasem.
Di Kecamatan Manggis misalnya, tim yang di Ketuai I Nengah Swadi SH itu, mulai mengukuhkan Tim Relawan Dana- Artha (Radar) Desa Adat Angantelu, Senin (24/8/2020) . Selain berjuang dan mengawal kemenangan paket Dana-Dipa, Radar Angantelu juga diminta aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak golput dan rasional dalam menentukan pilihan demi perubahan menuju Karangasem era baru.
Prosesi pengukuhan digelar sangat sederhana dan mendaulat I Wayan Simpen sebagai Ketua Tim Radar Angantelu. Hadir dalam pengukuhan tersebut Ketua PAC Manggis, I Wayan Sunarta sekaligus selaku Ketua Komisi III DPRD Karangasem, dan ratusan anggota Tim Radar Angantelu lainnya.
Ketua Tim Radar Angantelu, I Wayan Simpen mengatakan, tim yang dibentuknya itu berkekuatan 100 orang dari 10 banjar adat yang ada di Desa Adat Angantelu. “Tim ini kami bentuk murni karena adanya kesamaan visi perubahan kepemimpinan menuju Karangasem era baru,” ucapnya.
Dilain pihak, Ketua Tim independen pemenangan paket Dana-Dipa, I Nengah Swadi sangat mengapresiasi atas inisiasi pembentukan tim independen di Desa Adat Angantelu tersebut.
“Tadi Pak Gede Dana dan Pak Wayan Artha Dipa titip salam kepada saya, beliau menyampaikan beliau belum bisa hadir bertemu semeton dalam acara pengukuhan ini. Tapi beliau memastikan dalam waktu dekat akan hadir bersama semeton untuk memantapkan langkah perjuangan ini,” ucap Swadi.
Dihadapan tim Radar Angantelu, pria asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu ini, menegaskan, dia bulat mengusung Dana-Dipa karena menginginkan perbaikan Kabupaten Karangasem.
.
“Tujuan kita sama, menjadikan Karangasem lebih baik. Kalau bukan kita yang menggerakkan dan melakukannya, lantas siapa lagi yang akan membangun perubahan ini? Tim harus selalu solid bergerak. Pada intinya satu jalur itu memang lebih bagus dan memudahkan untuk membangun perubahan menuju Karangasem era baru,” ucap Swadi.
Swadi membakar semangat ratusan anggota Tim Radar Angantelu diakhiri dengan yel- yel Dana-Dipa menang. (*/wat)








