Gubernur Lakukan Ground Breaking Bendungan Tamblang

0
142
Ground Breaking Bendungan Tamblang dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Buleleng Agus Suradnyana

BULELENG – ‘Ground Breaking’ atau Peletakan Batu Pertama Pekerjaan Proyek Pembangunan Bendungan Tamblang di Kabupaten Buleleng, tak hanya dimanfaatkan Gubernur Bali I Wayan Koster untuk menabuh gendrang Kebangkitan Bali, dengan Tatanan Kehidupan Era Baru di tengah Pandemi Covid-19. Dimulainya pembangunan Bendungan Tamblang, juga diharapkan dapat menggerakkan kegiatan perekonomian dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya adaptasi dengan Covid-19.

“Bali harus segera bangkit. Selain membuka sektor pariwisata secara bertahap, sejumlah proyek pembangunan juga mulai dikerjakan, sehingga perekonomian bisa mulai bergerak,” tandas Gubernur Koster, Rabu (12/8/2020) pada acara ‘Ground Breaking’ Pembangunan Bendungan Tamblang di Kabupaten Buleleng.

Pada acara ‘Ground Breaking’ yang dihadiri Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, Kepala BWS Bali Penida, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati (Wabup) Buleleng I Nyoman Sutjidra, serta Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna tersebut, Gubernur Koster juga menandaskan Pembangunan Bendungan Tamblang yang dikerjakan BUMN PT. Pembangunan Perumahan (PP) – Adhi Jaya KSO ini diharapkan rampung tahun 2022. “Bendungan setinggi 68 meter, luas genangan seluas 358.585 M2 dan diperkirakan bisa menampung 7,6 juta meter kubik air ini, dapat dimanfaatkan antara lain sebagai sumber penyediaan air baku sebesar 510 liter/detik dan pengairan irigasi untuk lahan pertanian, sawah maupun kebun warga masyarakat di Kabupaten Buleleng, khususnya diwulayah Buleleng Timur,” tandasnya.

Hal senanda diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna. Selain sebagai bentuk dukungan pemerintah atasan terhadap pembangunan sektor pertanian, Bupati Suradnyana juga mengapresiasi percepatan pembangunan Bendungan Tamblang sebagai solusi untuk pemenuhan kebutuhan air baku di Kabupaten Buleleng. “Saya berharap bendungan ini dapat dimanfaatkan untuk mengairi 500 hektar lebih daerah irigasi yang ada di sekitar bendungan dan menambah stok air baku sebesar 510 liter/detik khususnya di wilayah Buleleng Timur yang selama ini dipasok dari air sanih dengan kepasistas 120 liter/detik,”tandas Suradnyana dibenarkan Supriatna.

Ketua Dewan Buleleng ini menambahkan, Bendungan Tamblang juga menciptakan keseimbangan pemenuhan air baku dan irigasi. “Bendungan Titab untuk Buleleng Barat, Bendungan Tamblang untuk Buleleng Timur,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here