
BULELENG – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Buleleng terus bertambah. Sesuai laporan Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, penambahan jumlah kasus terkonfirmasi cukup signifikan sebanyak 12 orang, sementara pasien yang dinyatakan sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19 sebanyak 3 orang.
“Sesuai laporan Tim Medis GTPP Covid-19, penambahan kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 sebanyak 12 orang, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 3 orang, dan 1 orang probable,” ungkap Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, I Ketut Suweca, Selasa (11/8/2020) saat menggeber data terkini penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng.
Kasus terkonfirmasi tersebut, kata Suweca yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KaDKIPS) Kabupaten Buleleng masing-masing 6 orang dari Kecamatan Buleleng, 1 orang dari Kecamatan Tejakula, 4 orang dari Kecamatan Sawan dan 1 orang dari Kecamatan Sukasada. “Dua belas kasus terkonfirmasi ini merupakan hasil tracing Tim Medis GTPP terhadap kasus terkonfirmasi sebelumnya. Tiga pasien yang dinyatakan sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19, semua berasal dari Kecamatan Buleleng,” jelasnya.
Sementara satu pasien asal Kecamatan Buleleng dinyatakan tim medis GTPP Covid-19 sebagai kasus Probable (meninggal dunia namun belum ada hasil test menunjukkan positif Covid-19)
Terkait data terkini penanganan Covid-19, Suweca memaparkan jumlah kumulatif kasus konfirmasi sampai dengan Selasa (11/8/2020) sebanyak 212 orang, dengan rincian 146 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, 55 orang menjalani isolasi. Jumlah kumulatif Kasus Suspek sebanyak 332 orang, dengan rincian 101 Suspek Konfirmasi, 201 Discarded (selesai masa pantau), 28 orang masih dipantau dan 2 orang Probable (meninggal dunia namun belum ada hasil test menunjukkan positif atau negatif Covid-19). Untuk jumlah kumulatif Kontak Erat sebanyak 3.094 orang, dengan rincian 108, Kontak Erat Konfirmasi, 2.474 Discarded (selesai masa pantau), 455 karantina mandiri. “Jumlah kumulatif pemantauan terhadap pelaku perjalanan wilayah terjangkit dan wilayah transmisi lokal sebanyak 4.222 orang,” pungkasnya. (kar)








