
BADUNG – KONI Badung dan KONI Buleleng sepakat soal Bali berprestasi ke depannya. Itulah yang muncul dari silaturahmi KONI Buleleng yang datang berkunjung ke KONI Badung, Jumat (25/8/2023) sore.
Rombongan KONI Buleleng dipimpin langsung Ketua Umum I Ketut Wiratmaja dan diterima Sekretaris Umum (Sekum) KONI Badung Made Sutama mewakili Ketua Umum KONI Badung Made Nariana, yang tidak bisa hadir karena ada tugas lainnya.
Made Sutama mengutarakan jika pertemuan yang dinilainya sebagai silaturahmi tersebut semata-mata untuk meningkatkan persaudaraan kedua KONI Kabupaten itu. Diakuinya, sejatinya silaturahmi tersebut sudah terjadwal lama dimana KONI Badung akan ke KONI Buleleng. Namun karena kesibukan KONI Badung, maka KONI Buleleng datang ke Badung.
Topik silaturahmi diakui Sutama usai pertemuan, terkait bagaimana mengelola KONI kabupaten ke depan dengan baik antara kedua KONI dengan saling sharing.
“Kami sama- sama mungkin memiliki kelebihan, sehingga kelebihan di Badung ditiru KONI Buleleng juga sebaliknya. Dan kami juga membicarakan pembinaan atlet ke depan. Pada intinya kita sepakat jika ke depan kita tak memikirkan ego sektoral kabupaten/ kota. Tapi kita memikirkan bagaimana Bali berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Sutama.
Pastinya lanjutnya, tetap sama bagaimana kami mengelola KONI dengan bagus utamanya soal pembinaan, pengelolaan keuangan.
“Kita sama-samalah. Tidak ada KONI Badung lebih juga sebaliknya untuk KONI Buleleng. Ya, memang kunjungan ini kami bungkus kebersamaan kami dengan bermain tenis meja dan bulutangkis di GOR Bulutangkis Badung,” katanya.
Dengan demikian kebersamaan, kekompakan dan soliditas kedua KONI Kabupaten terus terjaga serta mengarah nantinya dengan sama-sama mampu mencetak atlet-atlet yang berkualitas dan berprestasi.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Buleleng I Ketut Wiratmaja menyampaikan jika KONI Buleleng datang ke Badung untuk “berguru” soal bagaimana Buleleng setelah mendengar, melihat kemudian mencermati terkait prestasi Badung, yang menjadi barometer ukuran di Bali.
“Kami mendapat tips atau resep bagaimana mengelola manajemen dan keuangan, bagaimana teknik merekrut atlet sehingga berprestasi sampai bagaimana kesinambungan pembinaan dan masalah bonus. Kami sudah mendapat jawaban yang sangat pas dari KONI Badung,” jelas Wiratmaja.
Selanjutnya versinya, Buleleng dan Badung membahas bagaimana prestasi olahraga Bali ke depan dan tak membicarakan ego sektoral soal bagaimana buleleng dan bagaimana Badung, melainkan bagaimana mencetak, membina dan melahirkan atlet-atlet berprestasi demi nama Bali dan Indonesia di kancah internasional.
“Saya lihat semua nilai plus dari Badung makanya kami berkomunikasi dengan pak Ketum KONI Badung untuk berguru,” demikian Wiratmaja. (ari,dha)








