
GIANYAR – “Si loeloek raider juga manusia takut sama virus corona,” kelakar salah seorang pengunjung Pasar Desa Adat Mas, Ubud, Gianyar, Selasa (25/8/2020). Kehadiran pria mengenakan kostum celuluk itupun membuat suasana pasar makin riuh.
Sosok dibalik topeng menyeramkan itu adalah seniman lukisan tanda tangan Kadek Rudiantara alias Aboetd. Kedatangannya mengenakan kostum celuluk ke Pasar Desa Adat Mas tidak lain mengedukasi pedagang maupun pembeli agar menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.
Rudiantara yang dijuluki seniman “gila” dan pernah meraih rekor Muri itu menekankan pentinganya penggunaan masker dan rajin mencuci tangan saat keluar masuk pasar. Untuk lebih meyakinkan, topeng “Si Loeloek Raider” yang dipakainya juga diisi masker. “Si loeloek raider juga manusia takut sama virus korona,”katanya.
“Hari ini saya belanja ke Pasar Desa Mas beli pindang sama sayuran dan sekaligus ingin mengajak masyarakat untuk taat dan ikutin protokol kesehatan di masa new normal ini. Tujuannya supaya dijauhkan dari virus korona itu,”ujarnya.
Tak hanya mengimbau protokol kesehatan, Rudiantara juga membuat pameran lukisan dadakan di areal pasar tersebut untuk menunjukkan jati dirinya sebagai salah satu seniman di desa kelahirannya. Ia memperlihatkan lukisan tanda tangan, kombinasi lukisan cat air dengan drawing yang sudah lama menjadi ciri khas dari karya-karyanya. “Ada lukisan wajah-wajah cantik dan ada juga lukisan dengan tema alam spiritual,”ungkapnya.
Ia mengaku ada pedagang yang awalnya berminat membeli lukisnnya tapi batal. “Sayang, nasib belum beruntung hari ini karena belum cocok harga lukisan gak jadi dibeli. Tetap semangat dan ingat selalu protokol kesehatan. Jadi seniman itu bebas, bebas itu indah dan keindahan itulah yang merupakan semangat kita untuk berjuang melewati beratnya kehidupan ini,” ucapnya. (jay)








