
MANGUPURA – Ketua DPD Partai Golkar Badung I Wayan Suyasa diiringi ribuan kader dan simpatisan Partai Golkar, Minggu (14/5/2023) mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Badung.
Partai berlambang pohon beringin ini pada pileg 2024 mendatang menargetkan 12 kursi atau lebih 20 persen dari 45 kursi yang ada di DPRD Badung.
Pendaftaran Bacaleg Golkar sangat menarik dengan pentas budaya. Karpet warna kuning menyambut para bacaleg Golkar di pintu masuk kantor KPU Badung di kawasan Puspem, Sempidi.
Sebelum resmi mendaftarkan, sejumlah atraksi disuguhkan, seperti tarian kidang kencana, tarian cupak dan rangga disertai dengan ‘nguying’ atau tarian keris.
Dalam dialog tarian cupak yang isi dengan menyantap babi guling, diharapkan setelah menjadi pemimpin diharapkan kader Partai Golkar tidak loba dan rakus, sehingga lupa dengan rakyatnya.
Sedangkan tarian kijang kencana sebagai simbul Partai Golkar Badung menuju masa keemasan.
Suyasa pada kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya mendaftarkan bacaleg dengan jumlah 45 orang atau 100 persen sesuai kursi di DPRD Badung. Pihaknya juga menyebut telah memenuhi batas minimal 30 persen keterwakilan perempuan.

Ditanya soal target perolehan suara, politisi yang tidak ikut maju sebagai bacaleg ini menyatakan partainya menargetkan lebih dari 20 persen kursi di dewan Badung.
“Tentunya semua partai ingin memperoleh suara sebanyak-banyaknya, kita di Partai Golkar menargetkan 12 kursi atau lebih. Sehingga presentasenya lebih dari 20 persen, sebagai syarat minimal bisa mencalonkan bupati,” tegas Suyasa.
Terkait pencalonan dirinya sebagai Bupati, politisi asal Penarungan ini mengatakan pihakanya fokus membesarkan partai terlebih dahulu.
“Kita lihat dulu hasil pileg nanti, baru bahas soal calon bupati,”ujarnya.
Pihaknya mengajak seluruh partai yang ikut serta dalam Pileg 2024 untuk bersaing secara sehat.
“Mari bersaing secara sehat, beradu gagasan. Kita kawal demokrasi dengan mengedepankan etika dan moral dalam berpolitik,”ucapnya. (lit/jon)








