
BULELENG – Dengan ‘memanjakan’ atau memberikan layanan prima kepada Wajib Pajak (WP), ternyata cukup ampuh untuk mendorong sekaligus meningkatkan animo warga masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya kepada negara.
Tak hanya meningkatkan animo, mendekatkan tempat/unit layanan dengan WP dan transformasi digital untuk membayar pajak juga mampu meningkatkan target capaian pendapatan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
“Berdasarkan hasil evaluasi Triwulan I tahun 2023, dengan layanan prima yang kita lakukan, pendapatan dari PKB maupun BBNKB di Buleleng melampaui target yang ditetapkan,” ungkap Kepala Kantor UPTD Samsat Buleleng, I Gusti Nyoman Adi Wijaya usai memantau layanan Drive Thru, Senin (24/4/2023).
Dengan berbagai fitur layanan, kata Adi Wijaya, pendapatan pajak dari PKB, BBNKB maupun Pajak Air Permukaan (PAP) pada triwulan I tahun 2023 sudah melampaui target.
“Dari target PKB sebesar Rp111,99 miliar tahun 2023, pada Triwulan pertama dari target 20% sudah tercapai 25,66% atau Rp28,48 miliar, kemudian target BBNKB sebesar Rp66 miliar sudah tercapai 37,87% atau Rp24,99 miliar. Sementara PAP, dari target Rp 260 Juta tahun 2023 sudah tercapai 20% atau Rp52 juta,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain Drive Thru dan Samsat Keliling, capaian target tersebut juga berkat e-Samsat serta Link Samsat Pembantu di Seririt dan Tejakula.
“Selain lebih mudah dan cepat, dengan layanan e-Banking bersama BPD Bali untuk membayar pajak dan mendekatkan tempat layanan melalui Link Samsat Seririt dan Tejakula, masyarakat, wajib pajak tidak harus pergi jauh dan antre untuk membayar pajak,” pungkasnya. (kar,dha)








