
BULELENG – Bersama rektor Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar Gede Sedana,Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan kelompok tani, Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng melaksanakan panen Sorgum pada Demplot BMI di Banjar Dinas Batu Mekecuh Desa Pacung Kecamatan Tejakula.
Selain menggemakan Gerakan Ayo Menanam Sorgum sebagaimana diinstruksikan Presiden Jokowi, acara yang dihadiri Kadistan Buleleng Made Sumiarta, Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa, Dekan serta mahasiswa pertanian Undwi juga diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan Sorgum untuk ketahanan pangan daerah dan nasional.
“Bersama civitas akademika Universitas Dwijendra, khususnya Fakultas Pertanian dan Bisnis, kita berharap komoditas potensial yang dapat tumbuh pada areal tandus ini dapat mensubstansi beras sebagai bahan pangan pokok,” tandas Ketua BMI Buleleng Ketut Putra Sedana usai panen Sorgum, Sabtu (22/4/2023).
Didampingi Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan Gede Sedana selaku Rektor Undwi Denpasar, Ketua BMI Buleleng yang akrab disapa Dokter Caput ini mengungkapkan sinergitas dengan Undwi, tidak hanya diharapkan dapat memaksimalkan budidaya Sorgum, tapi juga pengolahan termasuk pemasaran.
“Keterlibatan kaum intelektual, akademisi dalam meningkatkan budidaya Sorgum ini, tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan produksi Sorgum melalui teknologi pertanian, dengan gotong royong kita juga berharap dapat melakukan transformasi sistem pertanian tradisional dengan kemajuan teknologi, sehingga bisa lebih maksimal dalam produksi dan lebih berkembang dalam pengolahan serta pemasaran produk pasca panen,” tandas Caput dibenarkan Supriatna dan Mangku Budiasa.
Selaku Ketua DPRD Buleleng, Supriatna mengapresiasi terobosan BMI Buleleng sebagai upaya strategis yang patut didukung regulasi untuk ketahanan pangan daerah dan nasional.
“Nanti, kita akan coba diskusikan dengan Ketua Komisi II DPRD Buleleng untuk menyiapkan regulasi terkait pemanfaatan lahan tidur untuk Gerakan Menanam Sorgum di Buleleng,” pungkasnya. (kar,dha)








