
KUTSEL – Upacara Akademik Wisuda ke-153 Universitas Udayana (Unud) telah digelar pada Sabtu (15/4/2023). Sebanyak 815 wisudawan dilepas, baik itu dari program Diploma, Profesi, S1, SP-1, S2, ataupun S3.
Mengutip Laporan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Ir I Gede Rai Maya Temaja MP IPU, terbanyak di antaranya berasal dari Fakultas Kedokteran, dengan jumlah 258 orang. Kemudian disusul Fakultas MIPA (136 orang), Fakultas Teknik (94 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (66 orang), Fakultas Hukum (64 orang).
Fakultas Pertanian (48 orang), Fakultas Kedokteran Hewan (45 orang), Fakultas Ilmu Budaya (29 orang), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (27 orang), Fakultas Teknologi Pertanian (16 orang), Fakultas Kelautan dan Perikanan (12 orang), Fakultas Pariwisata (10 orang), Fakultas Peternakan (2 orang), serta Program Pascasarjana (8 orang).
“Jika diakumulasi, hingga saat ini tercatat jumlah keseluruhan wisudawan Unud adalah sebanyak 115.240 orang. Dengan peningkatan jumlah wisudawan ini, Unud berharap ikut berkontribusi memberi manfaat dalam upaya mencerdaskan dan mensejahterakan kehidupan bangsa,” sebut Rektor Unud, Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara MEng IPU.
Dalam sambutannya itu, Rektor juga sempat berbagi informasi singkat soal penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), yang hasilnya telah diumumkan pada tanggal 28 Maret 2023 lalu. Kata dia, ada sebanyak 2.157 orang siswa yang lulus jalur SNBP di Unud. Yang pada tanggal 10 hingga 12 April 2023 lalu, telah dilakukan verifikasi rapor dan sertifikat non akademik.
Diinformasikannya pula, pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Test (UTBK – SNBT) telah berakhir pada tanggal 14 April 2023. Itu akan dilanjutkan pelaksanaan Gelombang 1 dan 2 pada bulan Mei mendatang.
“Diperkirakan, puluhan ribu siswa akan mengikuti UTBK-SNBT. Dimana hal ini menunjukkan tingginya minat dan antusiasme para siswa untuk dapat bergabung menjadi mahasiswa Unud. Dan juga, merupakan bukti bahwa Unud adalah universitas yang menonjolkan kualitas pendidikannya,” ungkapnya.
Rektor pun menegaskan bahwa saat ini Unud tengah berbenah dan terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan, sarana dan prasarana, serta pelayanan. Walau disadari bahwa itu bukanlah hal yang dapat diwujudkan secara instan.
“Unud membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya para wisudawan yang setelah forum ini akan berstatus sebagai alumni. Selaku Rektor, saya menghimbau agar saudara-saudari para wisudawan jangan melupakan almamater. Mohon diingat, bahwa almamater saudara-saudari adalah salah satu pilar yang sejatinya ikut menyokong kesuksesan anda hari ini dan di kemudian hari,” ucapnya.
Bukan hanya itu, Rektor juga berpesan agar seluruh wisudawan terus belajar, bekerja dengan cerdas dan ikhlas, serta tetap menjaga nama baik almamater. Di samping itu juga, agar mengimplementasikan ilmu diperoleh untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Bagi wisudawan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Unud memiliki berbagai Program Magister hingga Doktor serta Profesi dan Dokter Spesialis. Jagalah nama baik almamater dimanapun Saudara berada, dan jangan lupa turut berpartisipasi mengisi instrumen kuesioner online dalam pelaksanaan tracer study yang memiliki peran penting dalam upaya perbaikan dan pengembangan kualitas pendidikan di Unud,” imbuhnya. (adii)








