
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng gelar monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan e-Parkir di Pasar Anyar Singaraja.
Meskipun secara umum sudah berjalan lancar, dari hasil monev masih ditemukan kendala antara lain belum tersedianya kertas untuk print out, scan transaksi.
“Secara umum, e-Parkir di Jalan Durian kawasan Pasar Anyar sudah berjalan baik, operator sudah mampu mengoperasikan dan mengakses komputer pada sistem,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Buleleng Gede Gunawan Putra Adnyana usai monev, Kamis (13/4/2023).
Mantan Kepala Bappeda Buleleng ini menandaskan monitoring dan evaluasi serta perbaikan rutin akan rutin dan konsisten dilaksanakan.
“Untuk operator yang berasal dari tenaga kontrak Dishub, berjumlah 24 orang dibagi menjadi 4 shift, artinya masing-masing shift itu terdiri dari 6 orang yang bekerja sebagai operator e-Parkir,” terangnya.
Dari hasil monev juga ditemukan kendala berupa belum tersedianya kertas untuk print out dari scan transaksi. “Namun sudah ada solusinya, dengan menekan tombol silahkan masuk pada pintu masuk areal pasar dan menginput nomor plat kendaraan dari hasil perekaman video untuk transaksi,” tandasnya.
Ia menambahkan, dari hasil monev juga ada beberapa terobosan yang akan dikoordinasikan dengan BPKPD untuk kenyamanan operator dan peningkatan layanan e-Parkir.
“Untuk kenyamanan operator, kita rencanakan penambahan shelter. Sementara sebagai dukungan penggunaan tapping e-Parkir, bagi masyarakat yang ingin membeli kartunya bisa menghubungi, membeli di BPD Bali terdekat atau pada loket e-Parkir dengan harga Rp 25 ribu, sudah berisi 25 point,” terangnya.
Selain menggugah kesadaran masyarakat untuk beralih ke transaksi non tunai, e-Parkir juga diharapkan dapat meminimalisir kebocoran dan mewujudkan transparansi secara periodik sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng. (kar,dha)








