
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng gelar pelatihan kerja berbasis kompetensi. Selain mengurangi tingkat pengangguran, latihan kerja yang dilaksanakan selama 30 hari kedepan ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangsa kerja dan membuka lapangan kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
“Pelatihan kerja berbasis kompetensi angkatan I tahun 2023 ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar,” ungkap Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Buleleng, I Made Sadipa usai pembukaan kegiatan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Buleleng, Selasa (28/3/2023).
Sadipa mewakili Kadisnaker Buleleng Komang Sumertajaya memaparkan pada kegiatan latihan kerja berbasis kompetensi angkatan I tahun 2023 ini, ada 7 paket pelatihan yang dapat dipilih oleh 112 orang peserta.
“Jadi, pada kegiatan pelatihan kali ini ada 7 paket latihan, masing-masing paket terdiri dari 16 orang peserta. Peserta yang berjumlah 112 orang ini mengikuti pelatihan sesuai paket yang diminati selama 30 hari,” jelasnya.
Selain paket pelatihan membuat roti/kue, panitia juga menyiapkan paket pelatihan junior body therapist, bahasa Jepang untuk pemula, menjahit pakaian menggunakan mesin, pemeliharaan dan perbaikan AC, teknisi audio video dan service sepeda motor injeksi.
“Setelah mengikuti pelatihan dan mendapat sertifikat, kita berusaha mengundang perusahaan di Buleleng untuk merangkul peserta sesuai kompetensi yang dibutuhkan,” pungkasnya. (kar,dha)








