
BULELENG – Tahapan pesta demokrasi, Pemilu Tahun 2024 terus bergulir dan sudah masuk tahap penetapan daerah pemilihan (dapil), alokasi kursi anggota DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota dan pemutakhiran pemilih melalui coklit.
Untuk diketahui dan dipahami masyarakat, selain media cetak dan elektronik, sosialisasi setiap tahapan Pemilu juga dilakukan melalui pertemuan terbuka menyasar aparat kecamatan, serta desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng.
“Sosialisasi terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.6 tahun 2023 yang menetapkan daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Buleleng sebanyak 9, satu kecamatan satu dapil serta 45 kursi di DPRD Kabupaten Buleleng pada Pemilu 2024,” ungkap Ketua KPU Buleleng Komang Dudhy Udiyana usai membuka sosialisasi di Lovina, Rabu (15/3/2023).
Pada momentum kegiatan yang juga dihadiri Kepala BKBP Buleleng Komang Kappa Tri Aryandono mewakili Pj. Bupati Buleleng, Anggota Forkompinda, Kadisdukcapil dan Kadiskominfosanti Buleleng, kata Dudhy, juga ditegaskan pelaksanaan pesta demokrasi, Pemilu tahun 2024 tetap sesuai tahapan, jadwal yang telah ditetapkan.
“Sesuai penegasan Ketua KPU Republik Indonesia Hasyim Asy’ari saat kunjungan di Buleleng beberapa waktu lalu, Pemilu tahun 2024 tetap dilaksanakan sesuai tahapan yang ditetapkan. Penegasan ini sekaligus menepis isu penundaan Pemilu sesuai putusan PN Jakarta Pusat dan motivasi bagi kita untuk melaksanakan tahapan Pemilu 2024, sesuai jadwal yang ditetapkan,” tegasnya.
Dari sosialisasi yang dilakukan, aparat kecamatan, desa dan kelurahan se-Kabupaten Buleleng menyatakan siap mensukseskan pesta demokrasi, Pemilu Tahun 2024. (kar,dha)








