
BULELENG – Melalui acara rapat senat terbuka, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, mengukuhkan 17 orang guru besar. Selain peningkatan kompetensi dosen pendidik, pengukuhan 17 guru besar yang dilakukan dalam dua tahap juga merupakan upaya pemenuhan syarat untuk bisa mengantarkan Undiksha dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
“Hari ini, kita semua berbahagia, tapi mungkin saya lebih bahagia. Mengapa saya sampaikan, mungkin saya paling bahagia, karena apa yang dicita-citakan Undiksha yakni mewujudkan amanat Permendikbud No. 4 Tahun 2020, yaitu PTN-BLU harus segera menuju PTN-BH, mulai menunjukkan hasil,” ungkap Rektor Undiksha Singaraja, I Nyoman Jampel usai pengukuhan 9 orang guru besar di Gedung Auditorium Undiksha Singaraja, Rabu (18/1/2023).
Rektor Jampel menandaskan amanat Permendikbud dan komitmen bersama segenap civitas akademika dalam mewujudkan Undiksha menjadi PTN-BH, menjadi motivasi bagi dirinya sebagai rektor Undiksha.
“Ini yang menyebabkan, saya bersama dengan pimpinan yang lain harus bersemangat memenuhi apa yang kurang didalam kita menuju PTN-BH salah satunya kita kekurangan profesor,” jelasnya.
Sehingga bersama wakil rektor membuat target, tahun 2022 harus ada 15 profesor, tahun 2023 sebanyak 25 profesor dan tahun 2024 harus ada 25 profesor untuk memenuhi target.
“Tapi ternyata target kita 15, yang kita capai di tahun 2022 melebihi target, hari ini kita kukuhkan 9 orang, besok 8 orang, awal tahun 2022 ada 4 orang, sebelumnya ada 3 orang, berarti sekitar 24 tambahan profesor dalam kurun waktu 2021-2022,” tandas Jampel yang mengaku optimis dan yakin ada kunci yang harus dijaga sehingga target bisa tercapai. (kar,dha)








