
BULELENG – Serangkaian program ‘Jumat Curhat’, Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana dan Dandim 1609/Buleleng Letkol. Arh. Tamaji menyambangi warga masyarakat Desa/Kecamatan Busungbiu.
Kehadiran Kapolres dan Dandim Buleleng, tak hanya diapresiasi sebagai wujud sinergitas TNI/Polri dalam melindungi masyarakat, tapi juga wahana menyampaikan aspirasi.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, TNI/Polri hadir ditengah masyarakat untuk memberikan pencerahan tentang kamtibmas dan mendengar aspirasi masyarakat,” tandas Perbekel Desa Busungbiu, Ketut Suartana pada kegiatan di Balai Serbaguna Desa/Kecamatan Busungbiu, Jumat (30/12/2022).
Perbekel Suartana didampingi Kelian Desa Adat Busungbiu Gede Yasa dan Made Sumeden selaku Ketua Persatuan Ojek Busingbiu mengungkapkan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sangat dibutuhkan serangkaian penyambutan Tahun Baru 2023.
“Kahadiran Bapak Kapolres dan Dandim Buleleng ditengah masyarakat untuk memberikan imbauan kamtibmas sangat kami butuhkan, sebagai wujud kehadiran TNI/ Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tandas Perbekel Suartana dibenarkan Made Sumeden.
Selaku Ketua Persatuan Ojek Busungbiu, Sumeden menambahkan selain imbauan kamtibmas, masyarakat juga membutuhkan rambu lalulintas dan tindakan penertiban terhadap pengguna kendaraan yang masih dibawah umur untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Dhanuardana dan Dandim Tamaji menyatakan aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada instansi terkait yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng.
“Nanti akan kami turunkan tim dari Unit Dikyasa Satlantas Polres Buleleng untuk melihat kondisi lapangan dan melakukan kajian, hasilnya akan kami teruskan kepada instansi terkait,” tandasnya.
Terkait anak-anak yang belum cukup umur menggunakan kendaraan sepeda motor ke sekolah, akan segera disikapi melalui Kapolsek Busungbiu dengan melakukan sosialisasi tentang tertib berlalulintas ke sekolah.
“Kami juga imbau dan mengajak para orangtua untuk menjaga serta mengawasi anak-anaknya, anak-anak kita bersama untuk tidak mengendarai sepeda motor, karena belum saatnya. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama, menjaga keselamatan anak-anak kita agar terhindar dari lakalantas,” pungkasnya.(kar/jon)








