DenpasarNasionalPolitik

Siapkan Bacaleg, Gerindra Bali Mewajibkan Kadernya Aktif di Medsos

Ketua Dewan Penasehat Gerindra Bali, I Dewa Gede Agung Widiarsana siap tarung menuju DPR RI.

DENPASAR – DPD Partai Gerindra Provinsi Bali telah mempersiapkan bakal calon anggota legislastif (Bacaleg) yang akan bertarung di kabupaten kota, Provinsi maupun di DPRRI. Susunan bacaleg yang akan bertarung merebut kursi pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang diwajibkan aktif dalam kegiatan media sosial. Hal itu dikarenakan, salah media yang paling berpengaruh dalam membangun simpati masyarakat pemilih disamping harus terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat untuk berbuat dan berkarya nyata untuk masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Ketua DPD Gerindra Provinsi Bali Made Muliawan Arya atau (De Gajah) di Sekretariat DPD Gerindra, Renon Denpasar, Jumat (16/12/2022).

Menurut Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya bakal calon yang sudah disiapkan khususnya ke DPRRI akan diusulkan ke DPP Partai untuk mendapatkan persetujuan Ketua Umum Prabowo Subianto. De Gajah mengatakan, dari 9 kursi yang diperebutkan ke DPRRI, partai Gerindra Bali telah mempersiapkan 10 bacaleg, dari kumlah tersebut 7 bacaleg laki-laki dan 3 bacaleg perempuan.

“Kita sudah mengantongi 10 nama yang kita usulkan ke DPRRI dan kita menargetkan dua kursi berhasil direbut oleh kadernya dari Partai Gerindra Bali,” ujarnya.

Menurutnya dari 10 nama tersebut satu diantaranya dari Kabupaten Gianyar yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Provinsi Bali, I Dewa Gede Agung Widiarsana.

Pria kelahiran 45 tahun lalu berasal dari Desa Kendran, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, namun sudah lama tinggal di Jakarta. De Gajah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini berharap, Pak Dewa Agung Widiarsana yang diajukan ke DPRRI bisa membuat partai Gerindra di Bali semakin kuat. Oleh karenanya, De Gajah berharap, untuk mencapai tujuan ke DPRRI, ketika terpilih mampu mengabdi untuk Bali.

Karena, selama ini Dewa Agung Widiarsana lebih banyak di Jakarta sehingga ketika sudah ditetapkan sebagai caleg, harus terus turun ke masyarakat. Berkoordinasi, sosialisasi terus dan harus aktif dimedia sosial. “Siapapun kader Gerindra yang lolos ke DPRRI, agar bisa berbuat banyak untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bali.

BACA JUGA:  Warga di Denpasar Amankan Begal Setrum Dokter Muda

Kader Gerindra harus merespon cepat usulan dan keinginan masyarakat Bali. “Walaupun Gubernur Balinya siapa, dari partai manapun, kami tetap secara tegas meminta pada kader Gerindra Bali mampu menyuarakan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Bali dan disampaikan di pusat,” pintanya.

Sementara Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Provinsi Bali, I Dewa Gede Agung Widiarsana mengatakan, sudah sangat lama tinggal di Jakarta. Namun dia tidak akan bisa lepas dengan darah Bali yang sudah melekat di dalam dirinya.

Menurutnya kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh induk partainya maju ke DPRRI, merupakan kesempatan untuk pulang kampung ngayah membangun Bali.Politisi Gerindra Bali yang secara resmi bergabung sejak tahun 2012 lalu. Alasannya memilih ke DPRRI, karena lebih banyak memiliki relasi di pusat mengingat selama ini di Jakarta sebagai pebisnis.

Sebagai pelayan masyarakat, terus mengawal dan memperjuangkan sampai berhasil tuntas. “Saya tidak akan berjanji apa-apa dalam mencalonkan diri ke DPR RI ini, tetapi lebih pada tindakan nyata, ngayah untuk Bali,” pungkasnya. (arn,dha)

Back to top button