
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) siap mengikuti penilaian Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) tingkat nasional.
Sebagai duta Bali bersama Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar, Pemkab Buleleng telah menyiapkan RBRA yang ada di Ruang Terbuka Hijau Taman Yowana Asri untuk dinilai pada tanggal 11 Oktober 2022. “Berbagai persiapan sudah kita lakukan terkait dengan penilaian standarisasi RBRA di Provinsi Bali yang akan dilakukan tim penilai dan pendampingan dari pemerintah pusat pada tanggal 11 Oktober 2022,” ungkap Kepala DP2KBP3A Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka usai meninjau RBRA RTH Tamam Yowana Asri di Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng, Minggu (9/10/2022).
Mantan Camat Buleleng ini menandaskan tidak hanya kebutuhan prasarana dan sarana, sebagai duta Provinsi Bali bersama Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai pengelola RTH Taman Yowana Asri.
“Pemilihan lokasi kita lakukan bersama DLH, dengan pertimbangan antara lain lokasinya dekat dengan Pasar Banyuasri sehingga memiliki manfaat bagi keluarga saat melakukan aktifitas belanja di pasar. RBRA di Taman Yowana Asri bisa dimanfaatkan untuk tempat menunggu sekaligus bermain untuk anak-anak,” terangnya. Sesuai dengan persyaratan, selain ketersediaan sarana bermain yang aman serta nyaman bagi anak-anak, RBRA RTH Taman Yowana Asri juga akan dilengkapi prasarama dan sarana edukasi.
Selain pemberian label nama pada setiap tanaman, kata Riang Pustaka, pihaknya bersama dengan OPD terkait juga akan melengkapi RTH Taman Yowana Asri dengan sarana telekomunikasi berupa WIFI, Pos Jaga lengkap dengan petugas dan peralatan seperti alat pemadam kebakaran serta sarana sosialisasi berupa baliho dengan materi tentang wawasan kebangsaan.
“Sarana sosialisasi kita harapkan dapat mengedukasi, memperkenalkan wawasan kebangsaan seperti Pancasila, sejarah tentang Indonesia termasuk Buleleng kepada pengunjung, terutama anak-anak sebagai generasi penerus,” tegasnya.
Jika anggaran memadai, pemenuhan prasarana dan sarana RBRA sebagai salah satu kriteria penilaian Kota Layak Anak (KLA) akan dikembangkan pada titik strategis seperti RTH Taman Kota Singaraja, RTH Taman Bung Karno dan RTH Taman Soenda Ketjil. (kar,dha)








