
KUTA – Pekerja pariwisata dijadikan sebagai target langkah peningkatan capaian vaksinasi booster di wilayah Kecamatan Kuta. Pendataan telah dilakukan, menindaklanjuti hasil road show konsolidasi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Senin (29/8/2022) lalu.
Dua pekan berlalu, hasilnya ternyata banyak pekerja pariwisata di wilayah Kecamatan Kuta yang telah menerima vaksinasi dosis tiga. Kuat dugaan, vaksinasi tersebut mereka terima di wilayah asal masing-masing. Entah itu di kecamatan, kabupaten, ataupun provinsi lain.
Dihubungi pada Selasa (13/9/2022), Camat Kuta, Dewa Ngurah Bayudewa mengungkapkan, pendataan bersangkutan masih terus dilaksanakan pada lima kelurahan se-Kecamatan Kuta (Kelurahan Kuta, Legian, Seminyak, Tuban, dan Kedonganan).
Hingga saatnya nanti, itu akan dilaporkan kepada Wakil Bupati Badung untuk kemudian diformulasikan strategi yang tepat dalam rangka peningkatan capaian vaksinasi.
Saat ini, untuk di wilayah Kecamatan Kuta sendiri, capaian vaksinasi booster disadari masih belum mencapai 100 persen. Menurut dia, hal itu terjadi akibat melemahnya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi lanjutan. Salah satu penyebabnya, diperkirakan oleh tiadanya hal yang memaksa mereka untuk segera menjalani booster.
Dicontohkan dia, seperti adanya kebijakan wajib booster ketika masuk mall. Atau lainnya, layaknya ketentuan yang hanya memberikan penerima booster untuk hadir menyaksikan pertunjukan musik atau sejenisnya.
Dia menyadari, hal semacam itu mampu menjadi pemicu niatan masyarakat untuk segera dibooster. Namun di sisi lain, pada perkembangan situasi saat ini, kondusifitas wilayah menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga. Karena itulah kesadaran masyarakat dirasa sebagai hal yang sangat diharapkan.
Apalagi mengingat tidak lama lagi, di pulau dewata utamanya Kabupaten Badung, akan digelar hajatan besar bernama KTT G20.
“Jadi mari bersama-sama kita siapkan diri. Buktikan herd immunity yang terbangun melalui vaksinasi booster, kita benar-benar siap untuk menggerakkan pariwisata layaknya sebelum pandemi,” singkatnya.
Lebih lanjut senada dengan yang sempat disampaikan oleh Wabup Suiasa, Bayudewa juga menyebut bahwa untuk wilayah pariwisata layaknya Kecamatan Kuta, vaksinasi tidak bisa semata-mata menyasar warga ber-KTP Kuta.
Melainkan harus secara menyeluruh, termasuk para pekerja pariwisata yang kesehariannya beraktivitas di wilayah Kecamatan Kuta. (adi/jon)








