
DENPASAR – Puncak kegiatan Presidensi G20 di Bali sudah semakin dekat, sebelum kegiatan puncak berbagai kegiatan sudah dilaksanakan yang dipusatkan dikawasan Nusa Bali. Meski selama ini dari keamanan belum ada masalah, guna memastikan kesiapan pengamanan pelaksanaan G20, Komisi I DPRD Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi tertutup dengan Polda Bali, Senin (30/5/2022). Pembahasan masalah keamanan G20 digelar secara tertutup di lantai III DPRD Bali.
Dalam rapat hadir Wakil Ketua DPRD Bali, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati, Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Bali, serta Kapolda beserta Wakapolda Bali. Seusai rapat koordinasi, Wakil Ketua DPRD Bali Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati, menyampaikan rapat koordinasi yang dilaksanakan Komisi I, pertama dalam rangka silaturahmi Polda Bali dengan DPRD Bali. Kedua, koordinasi dalam kesiapan pengamanan G20 yang akan digelar di Bali. Sebab, keamanan Bali akan menjadi sorotan dan nama baik Bali menjadi taruhan di mata dunia internasional ketika kegiatan pertemuan G20 digelar nanti.
“Tadi kami lakukan koordinasi dengan polda Bali terkait persiapan G20. Apa yang sudah dilakukan Polda Bali sudah sangat siap sekali. Maka Bali sangat siap untuk tempat digelarnya G20 yang akan dihadiri oleh banyak negara di dunia,”ujarnya.
Politisi Demokrat, asal Gianyar ini mengatakan berbagai kegiatan awal terkait G20 sudah digelar di Bali. Selama ini semua kegiatan awal sudah berjalan lancar dan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Seperti acara internasional yang sudah berjalan sebelum-sebelumnya. Salah satunya adalah telah sukses diselenggarakan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR). Bahkan ratusan peserta GPDRR juga sudah mengunjungi obyek-obyek wisata di Bali.
Selaku wakil rakyat Bali, Tjokorda Asmara Putra Sukawati, berharap semua peserta GPDRR bisa merasakan keamanan dan kenyaman selama melaksanakan kegiatan dan kunjungannya di Bali.
“Dengan lancarnya acara GPDRR kemarin, para peserta senang melakukan kegiatan di Bali. Sangat aman, dan apa yang dilakukan oleh Polda Bali dalam pengamanan juga sudah maksimal,”katanya.
Wakil Ketua Tjokorda Asmara Putra Sukawati, menambahkan pengamanan yang dilakukan Polda Bali selama kegiatan-kegiatan internasional sudah sangat baik. Kedepan diharapkan akan lebih dimaksimalkan kembali dalam kegiatan puncak event G20. Menurutnya, bahwa event-event internasional yang sudah terselenggara di Bali bisa menjadi contoh oleh negara lain. Sebab event tersebut menjadi pilot projek dan bisa diterapkan di negara lain.
Sementara mengenai anggaran pengamanan yang diperlukan oleh Polda Bali, Tjok Asmara-demkkian panggilan akrab politisi Demokrat dari Puri Ubud ini, masih menunggu dari Polda Bali sendiri. Apa saja yang bisa dibantu dalam pengamanan. Selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Badan Anggaran, termasuk dengan eksekutif.
“Anggaran yang disiapkan kami masih menunggu dari Polda. Kemudian kami koordinasi dengan Banggar dan juga eksekutif, apa yang kami bisa dibantu demi kelancaran tugas-tugas Polda Bali dalam menyongsong event G20,” katanya.
Sementara Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra menjelaskan, pihaknya yang bergerak di bidang keamanan melakukan rapat koordinasi dan evaluasi dengan DPRD Bali. Khususnya Komisi I yang membidangi keamanan dan teleh memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dalam pengamanan Bali.
Dalam pertemuan ada juga masukan-masukan dan PR untuk sempurnanya penanganan keamanan di Bali. (arn/jon)








