
KARANGASEM—Jaringan Negara Islam Indonesia (NII) hidup lagi. Kabarnya terus bergerak masif dan sudah masuk Bali. Tak ingin kecolongan dalam menangkal radikalisme itu. Polres Karangasem sudah ambil ancang-ancang siap siaga dengan meningkatkan sistem pengamanan wilayah dalam menjaga kutuhan NKRI.
NII masuk Bali, isunya kiat santer di masyarakat, kendati demikian, Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna, mengaku belum melihat pergerakkannya sampai ke Bali timur.
“Isu seperti itu memang ada, tapi pantaun kami jaringan ini belum ada bergerak sampai kesini,” ucap AKBP Ricko AA Taruna.
Mengantisipasi Ricko Taruna, menegaskan, pihaknya sudah melakukan antisipasi dalam menangkal pergerakkan jaringan NII tersebut dengan memperketat pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Padangbai.
Selain itu, kewaspadaan bhabinkamtibmas di tingkat desa dalam menangkal jaringan NII semakin ditingkatkan, termasuk mengintensifkan personil Intelkam.
“Kami juga juga terus melakukan monitoring kegiatan diluar mormal. Pengajian-pengajian di beberapa masjid dan mushola juga juga dipantau, sejauh ini belu ditemukan ada yang membuat kegiatan yang aneh-aneh,” ungkap Kapolres.
Menangkal jaringan NII masuk Karangasem, Kapolres juga sudah merangkul tokoh-tokoh agama dari MUI maupun Muhamadyah.
“Tokoh-tokoh ini diminta untuk memberikan ceramah akan pergerakan NII melalui kegiatan ibadah atau pengajian,” pungkasnya. (wat/jon)








