
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama seluruh entitas TelkomGroup terus memperkuat aksi kemanusiaan pascabencana longsor dan banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra. Hingga pertengahan Desember, TelkomGroup telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp2,3 miliar sekaligus mengaktifkan 13 titik internet satelit di daerah terdampak.
Bantuan tersebut disalurkan ke wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, relawan, rumah sakit, tokoh masyarakat, hingga posko pengungsian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, khususnya di wilayah yang masih sulit dijangkau.
Distribusi bantuan mencakup kebutuhan dasar seperti sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, logistik darurat, hingga dukungan pembangunan dapur umum. Seluruh bantuan tersebut telah menjangkau lebih dari 25 lokasi pengungsian dan fasilitas layanan publik di tiga provinsi terdampak.
Selain bantuan kemanusiaan, TelkomGroup menghadirkan dukungan konektivitas digital melalui penyediaan internet satelit oleh PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat). Sebanyak 13 titik layanan internet satelit dipasang, terdiri atas enam lokasi di Aceh, lima lokasi di Sumatra Utara, dan dua lokasi di Sumatra Barat. Konektivitas darurat ini diprioritaskan untuk mendukung koordinasi penanganan bencana, operasional posko, serta kelancaran komunikasi masyarakat dan relawan.
Direktur Network Telkom, Nanang Hendarno, menegaskan bahwa keberadaan jaringan komunikasi menjadi elemen krusial dalam situasi darurat. “Telkom memastikan konektivitas tetap tersedia untuk mendukung operasional posko, koordinasi relawan, dan layanan publik. Internet satelit menjadi solusi cepat agar proses pemulihan berjalan lebih efektif,” ujarnya Kamis (17/12/2025).
Tak hanya itu, TelkomGroup juga menyediakan akses internet gratis di tujuh titik posko bencana yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, termasuk kantor wilayah Telkom dan pusat layanan Telkom di lokasi strategis. Dukungan konektivitas turut diberikan kepada pemerintah daerah dan Diskominfo setempat guna memastikan kelancaran koordinasi penanganan bencana.
SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menyampaikan bahwa peran TelkomGroup dalam kondisi darurat tidak semata menyalurkan bantuan, tetapi juga memperkuat ketangguhan masyarakat. “Teknologi dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan. Kami ingin masyarakat terdampak dapat bangkit lebih cepat dengan dukungan yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Seiring penyaluran bantuan, TelkomGroup terus menggenjot pemulihan infrastruktur telekomunikasi yang terdampak, khususnya di wilayah Aceh. Tim teknis bekerja tanpa henti untuk menormalkan jaringan dan memperkuat konektivitas darurat. Melalui sinergi dengan pemerintah dan masyarakat, TelkomGroup berkomitmen menghadirkan aksi kemanusiaan yang nyata dan berkelanjutan bagi korban bencana di Sumatra. (sur)








