
BULELENG – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengapresiasi rekomendasi DPRD Buleleng atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pj. Bupati Buleleng tahun 2022.
Selain sebagai wujud sinergitas lembaga legislatif dan eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, rekomendasi dewan juga menjadi bahan evaluasi terhadap program kegiatan yang telah dilaksanakan dalam satu tahun anggaran untuk ditindaklanjuti sehingga kinerja Pemerintah Kabupaten Buleleng kedepanya bisa lebih optimal.
“Selaku Pj. Bupati Buleleng, saya sangat menghargai dan memaknai rekomendasi DPRD Buleleng sebagai wujud kesungguhan dari segenap anggota DPRD Buleleng dalam fungsi pengawasan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Buleleng,” tandas Lihadnyana usai menerima rekomendasi DPRD Buleleng terhadap LKPJ Pj. Bupati Buleleng Tahun 2022 di Gedung Rakyat DPRD Buleleng, Selasa (18/4/2023).
Kepala BKPSDM Provinsi Bali ini menegaskan, saran dan masukan sebagaimana tertuang dalam poin-poin rekomendasi DPRD Kabupaten Buleleng akan ditindaklanjuti dalam upaya optimalisasi kinerja Pemerintahan Kabupaten Buleleng.
“Atas rekomendasi ini, kami beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja penyelenggaraan pemerintahan, sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya berkeyakinan kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas kepemimpinan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, tidak terlepas dari peran serta yang utuh dari lembaga legislatif DPRD serta partisipasi segenap lapisan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga berharap, kerjasama dan sinergitas yang telah terbangun dengan baik antara legislatif dan eksekutif dapat terus ditingkatkan, guna terwujudnya pembangunan Buleleng yang lebih baik.
Senada dengan Pj. Bupati Buleleng, Gede Supriatna selaku Ketua DPRD Buleleng berharap rekomendasi yang terdiri dari 4 poin catatan meliputi Capaian Makro Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat, Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Optimalisasi Penyelenggaraan Urusan dan Program pada 17 urusan, serta Penyajian Dokumen LKPJ dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kinerja.
“Secara umum, pembangunan daerah tahun anggaran 2022 terselenggara dengan baik, ditandai capaian pertumbuhan ekonomi mencapai 3,11 %, IPM 73,45 dan inflasi pada Bulan November 2022 sebesar 0,07 %. Bahkan sempat deflasi sebesar 0,16 % pada Bulan Oktober 2022 sehingga Bank Indonesia memberikan penghargaan sebagai mitra terkolaboratif penanganan inflasi dan insentif fiskal Rp11,4 miliar,” tegasnya.
Dewan mengapresiasi kinerja Pemkab Buleleng dan tetap berharap rekomendasi DPRD atas LKPJ Pj Bupati Buleleng tahun 2022 dapat menjadi masukan dalam penyempurnaan kinerja pada tahun anggaran berikutnya. (kar,dha)








