
BULELENG – Pawai, pengarakan ratusan ogoh-ogoh serangkaian peringatan Hari Suci Nyepi, Tahun Baru 1945 di Kabupaten Buleleng relatif aman dan lancar.
Selain pengawalan ketat pecalang dan Hansip di masing-masing wilayah desa dinas maupun pakraman, aman dan lancarnya pelaksanaan ritual upacara Pengerupukan juga berkat dukungan tokoh agama dan masyarakat.
“Secara umum, pelaksanaan kegiatan tawur agung dan ritual pengerupukan yang dilanjutkan dengan pengarakan ogoh-ogoh di Kabupaten Buleleng relatif aman dan lancar,” tandas Kapolres Buleleng AKBP I Made Dhanuardana usai pemantauan pengarakan ogoh-ogoh serangkaian Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Caka 1945 di seputaran Kota Singaraja, Selasa (21/3/2023).
Kapolres Dhanuardana didampingi Dandim 1609/Buleleng Letkol Arh Tamaji menegaskan aman dan lancarnya kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak, aparat desa dinas maupun pakraman serta tokoh agama dan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Juga berkat sinergitas seluruh unsur pengamanan, TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP Pemkab Buleleng, Pecalang, Banzer dan unsur Pam Swakarsa lainnya, dalam upaya pencegahan, seperti mengkonsumsi minuman beralkohol, penggunaan kembang api, petasan atau letupan asap pada pelaksanaan arak-arakan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” terangnya.
Ia berharap sinergitas seluruh komponen pengamanan dan toleransi antar umat beragama dapat mengantarkan pelaksanaan ibadah Catur Brata Penyepian dan awal Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah yang hikmat, damai serta lancar. (kar,dha)








