
BULELENG – Pasca kunjungan kerja Presiden Joko Widodo, Pasar Anyar Singaraja yang tertata rapi, mulai dikunjungi wisatawan mancanegara.
Kunjungan wisatawan, penumpang Kapal Pesiar yang nyandar di Pelabuhan Laut Celukan Bawang tanggal 14 Februari 2023, 1 Maret 2023 dan 9 Maret 2023, tak pelak memotivasi Pemkab Buleleng melalui Perumda Pasar Argha Nayottama dan OPD terkait, menggenjot penataan kawasan pasar di jantung Kota Singaraja ini.
“Kunjungan wisatawan ini merupakan sebuah keuntungan tersendiri bagi Pasar Anyar. Antusias wisatawan berkunjung dan belanja, membuat kesan pasar tradisional yang biasanya kumuh sudah hilang dan berubah semakin baik,” tandas Direktur Keuangan (Dirkeu) Perumda Pasar Argha Nayottama, Putu Suardhana usai meninjau penataan Pasar Anyar Singaraja, Minggu (12/3/2023).
Suardhana mengungkapkan, kesan wisatawan yang disampaikan melalui pemandu wisata menjadi motivasi bagi jajaran Perumda Pasar Argha Nayottama, termasuk para pedagang untuk segera merampungkan penataan kawasan pasar, terutama di Jalan Durian.
“Akses jalan yang sudah lebih baik dari sebelumnya membuat nyaman para wisatawan dan masyarakat untuk berkunjung serta berbelanja,” ujarnya. Sampai saat ini, penataan kawasan serta los dan lapak pedagang sudah dilaksanakan.
“Pemasangan atap, kanopi untuk pedagang buah di Jalan Durian bagian selatan sudah rampung. Sementara yang di bagian utara masih menunggu penataan trotoar oleh DPUTR Buleleng yang saat ini, pelaksanaanya baru mencapai 60 persen,” jelasnya. Ia berharap para pedagang bersabar dan mendukung kebijakan pemerintah yang tidak ingin ada pihak yang dirugikan.
Senada dengan Dirkeu Perumda Pasar Argha Nayottama, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengaku salut dan bangga, karena kerja keras semua pihak, Pemkab Buleleng bersama jajaran termasuk para pedagang dalam menata Pasar Anyar Singaraja mulai dirasakan manfaatnya, mulai dikunjungi wisatawan.
“Hal ini merupakan buah kerja keras dari semua pihak dalam program penataan Pasar Anyar, termasuk peran serta pedagang yang dengan sukacita dan penuh kesadaran, bekerja sama mewujudkan Pasar Anyar yang rapi, bersih dan nyaman,” tandasnya.
Penataan dilakukan sesuai prosedur yang ada dan solusi terbaik sehingga pedagang bisa tetap jualan. “Kebijakan penataan juga tidak merugikan salah satu pihak, baik pemerintah maupun para pedagang. Hingga saat ini, penataan Pasar Anyar masih terus dilakukan,saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berkolaborasi mewujudkan penataan Pasar Anyar ini,” pungkasnya. (kar,dha)








