
KUTA – Kondisi Jalan Pantai Mengiat terbilang sangat memperihatinkan. Meski berada dalam kawasan pariwisata The Nusa Dua, ruas jalan menuju Pantai Mengiat itu kerap kali menjadi tempat tergenangnya air hujan.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Benoa, Wayan Ambara Putra tidak menampik hal tersebut. Karenanya dia merasa itu penting untuk segera mendapat perhatian. Apalagi, jalan bersangkutan notabene masih berada dalam kawasan pariwisata internasional, The Nusa Dua.
“Saya harap jalan itu segera mendapat penanganan. Sebab ini menyangkut citra pariwisata,” sebutnya, Selasa (21/2/2023).
Diceritakan dia, penanganan sesungguhnya sudah beberapa kali coba diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Pihak ITDC sendiri selaku pengelola kawasan The Nusa Dua, juga sudah pernah bersurat kepada Bupati Badung. Mengingat jalan itu merupakan kewenangan dari Pemerintah Kabupaten Badung.
“Ini sebenarnya sudah mendapat respon dari Pak Bupati. Yakni ketika hal tersebut disampaikan oleh anggota kami di LPM, pada saat bersama Bendesa Peminge melakukan audiensi beberapa hari lalu. Mudah-mudahan perbaikan itu benar-benar bisa segera terealisasi,” ungkapnya.
Pembenahan dimaksud, diharapkan bisa dipaketkan pula dengan pembuatan drainase. Tanpa itu, dikhawatirkan jalan akan cepat rusak kembali. (adi/jon)








