
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi program kegiatan, capaian kinerja tahun 2022. Selain pelaksanaan 3 program kegiatan TPKAD tahun 2022, pada rakor yang digelar secara hybrid bersama Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional (OJK-KR) VIII Bali Nusra juga disampaikan terobosan TPKAD Buleleng berupa launching SIAK-B dan Gerakan Buleleng Menabung.
“Apa yang kita laporkan, mendapat apresiasi dari tim OJK-KR VIII Bali-Nusra, selain mendorong agar capaian kinerja ditingkatkan pada tahun 2023, OJK-KR VIII Bali Nusra juga menyarankan agar Pemkab Buleleng membentuk Perda tentang Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) yang dikelola Perseroda BPR Bank Buleleng 45,” ungkap Asisten II Setda Buleleng, Ni Made Rousmini usai memimpin rakor di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Buleleng, Kamis (15/12/2022).
Selaku Sekretaris TPAKD, Rousmini menandaskan saran OJK diapresiasi sebagai masukan positif dalam menggerakkan UMKM untuk percepatan peningkatan dan pemulihan perekonomian. “Saran dari OJK-KR VIII Bali-Nusra, segera kami sampaikan kepada Pj. Bupati Buleleng, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama melalui program TPAKD Buleleng dapat tercapai secara maksimal pada tahun 2023,” tandasnya.
OJK-KR VIII Bali-Nusra mengapresiasi 3 program kerja TPAKD Buleleng tahun 2022 yakni Program zone literasi dan inklusi keuangan, Digitalisasi akses informasi dan Gerakan Buleleng Menabung.
“Hingga triwulan III, tercatat 1.314 dari target 1.432 pedagang sudah masuk program literasi, aplikasi e-Retribusi. Dari data inklusi keuangan BPD Bali di Pasar Banyuasri, telah tersalur 54 Merchant QRIS dengan rincian Tabungan BSA Retribusi sebesar Rp91 juta lebih, Tabungan BPD Bali sebesar Rp1,3 triliun lebih dan Kredit sebesar Rp500 Juta lebih,” ungkapnya.
Sementara capaian program Digitalisasi Akses Informasi, kata mantan Kepala BKPSDM Buleleng ini, hingga Triwulan II sudah mencapai 100%. “Program digitalisasi akses informasi bersama Diskominfosanti berupa website SIAK-B yang dilounching April 2022, pada triwulan II capaiannya sudah 100%.
Sementara program Gerakan Buleleng Menabung, berupa Simpanan Pelajar (Simpel) yang ditargetkan 375 pelajar pada triwulan III, membludak hingga 3.968 pelajar. Sehingga akumulasi capaian target triwulan III menjadi 67 % dari target tahun 2022 sebanyak 7.125 pelajar,” jelasnya.
Demikian juga program Bank Sampah Unit (BSU), hingga triwulan III terbentuk 24 unit atau 120 % dari target sebanyak 20 unit. “Kita berharap, capaian program zone literasi dan inklusi keuangan dengan pilot project pedagang Pasar Banyuasri sebesar 92 %, digitalisasi akses keuangan 100 % dan Gerakan Buleleng Menabung dengan rincian BSU 120 % dan Tabungan Simpel 67 % dapat ditingkatkan pada tahun 2023 mendatang,” pungkasnya. (kar,dha)








