
MANGUPURA- Transaksi jual beli sapi di Pasar Sapi Beringkit mulai bergeliat. Akan tetapi pasar yang sempat ditutup untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), belum pulih sepenuhnya.
Perumda Pasar Mangu Giri Sedana (MGS) Badung mencatat transaksi sebanyak 380 ekor sapi pada pasaran Minggu (16/10/2022). Hanya saja, pihak Perumda Pasar mengakui jumlah transaksi ini masih jauh dari jumlah yang biasa dibukukan kisaran 800 sampai 1000 ekor sapi tiap kali pasaran.
Direktur Operasional Perumda Pasar Mangu Giri Sedana I Wayan Astika menyatakan, hampir empat kali hari pasaran sudah ada trend peningkatan jual beli sapi di Pasar Sapi Beringkit. Hanya saja untuk menembus angka transaksi sebelum PMK masih sangat jauh.
“Dua minggu dibuka, transaksi perlahan sudah ada kenaikan. Tapi, masih jauh dari angka sebelum PMK,” ujarnya ditemui di Pasar Beringkit, Rabu (19/10/2022).
Masih belum normalnya transaksi sapi, diduga karena masih banyak sapi yang belum mendapatkan vaksinasi PMK.
“Dugaan kami petani sulit jual sapi karena belum divaksin. Mungkin di Badung saja vaksin sudah banyak, tapi kalau didaerah lain vaksinnya belum merata, sehingga petani ada kendala saat mau jual,” terangnya.
Sumber sapi yang diperjualbelikan sebagian besar berasal dari daerah Negara, Tabanan dan Buleleng. Ditambahkannya, belum ramainya penjualan sapi lantaran ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar bisa masuk ke Pasar Sapi Beringkit. Meliputi surat keterang asal sapi, kartu vaksin dan surat keterangan sehat hewan.
“Tanpa tiga dokumen ini maka sapi tidak bisa masuk Pasar Sapi Beringkit. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran PMK di Pasar Beringkit,” jelasnya.
Selain syarat yang ketat, Astika juga berharap instansi terkait bisa menertibkan pasar sapi liar yang belakangan mulai marak.
Pasalnya, pasar liar yang memperjualbelikan sapi ini selain menjebol transkasi di Pasar Hewan Beringkit juga berimbas pada populasi sapi Bali. Sebab, pasar liar yang dicurigai muncul di sejumlah daerah di Bali turut menjual sapi betina produktif untuk dipotong. (lit/jon)








