
BULELENG – Veteran pejuangan kemerdekaan Republik Indonesia, Guru I Made Djana meninggal di usia 92 tahun. Prosesi pelebon dan ngelanus dilaksanakan pada Jumat (30/9/2022).
I Made Djana merupakan ayah dari Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pengembangan Pendidikan (LP2MPP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Dr. Komang Arba Wirawan.
Dihubungi pada Minggu (2/10/2022), Dr. Komang Arba Wirawan mengatakan, upacara pelebon dilaksanakan di Banjar Munduk Tengah, Desa Dapdaputih, Kecamatan, Busungbiu, Kabupaten Buleleng.
Pelebon dirangkai dengan penghormatan secara nasional yang dihadiri keluarga besar, teman, dan masyarakat.
Arba Wirawan mengungkapkan semasa hidup ayahnya pernah menjadi Kelian Adat Munduk Tengah.
“Atas nama keluarga Besar Guru I Made Djana Veteran kemerdekaan, kami menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran prosesi pelebon hingga tuntas,” ucap mantan jurnalis fotografi itu.
Secara terperinci, Arba menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ida Rsi Gumbrih, Griya Pejaten Delod Sema Tabanan, yang telah muput pelaksanaan upacara.
Ucapan terima kasih kepada Rektor ISI Denpasar, Dekan FEB Unud, (WD 2, dan Ibu, Pak Arik) Kepala Dinas Damkar Guru Gede Subur,SH, juga Mekel Desa Dap Dap Putih serta Keluarga Banyuatis, Keluarga besar di Busungbiu, Seluruh Dosen Tendik ISI Denpasar, Internal LP2MP ISI Dps, Dekanat FSRD, Prodi Fotografi dan Mode, Legium Veteran Busungbiu, Jero Bendesa Adat Munduk Tengah, Kelian Dinas Banjar Munduk Tengah, Penyarikan Adat, Seluruh warga Adat Banjar Munduk Tengah, Penataran, Banjar Tista dan Banjar Munduk Mengenu yang hadir.
Arba Wirawan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Keluarga Bhujangga Waisnawa atas doa, sumbangsih, kehadiran, bantuan baik moral dan materiil.
”Tentunya doa semoga sang Putus mendapat tempat dan menyatu dengan Sang Pencipta ,” ucap anak keenam dari 10 bersaudara ini. (sur)








