
BULELENG – Pasca penyerahan sertifikat redistribusi 359,8 Hektar lahan Eks Hak Guna Usaha (HGU) No 1, 2 dan 3 Desa Sumberklampok Kecamatan Gerokgak kepada 827 warga penggarap, Sekretariat Kepresidenan Republik Indonesia kembali menggelar rapat koordinasi (rakor).
Selain redistribusi lahan, rakor tindak lanjut reforma agraria melibatkan seluruh stakeholder juga mempertegas program pertanian pada lahan terdistribusi.
“Rakor membahas tindak lanjut program reforma agraria, redistribusi lahan Eks HGU No 1, 2 dan 3 Desa Sumberklampok yang telah dilakukan tahun lalu,” tandas Kepala Kantor BPN Kabupaten Buleleng, Komang Wedana, Kamis (12/5/2022) usai Rakor di Dynasty Menjangan Resort.
Wedana mengungkapkan, ada 2 keputusan penting pada rakor yang dipimpin Syska Hutagalung, Staf Sekretariat Kepresidenan Republik dan dihadiri utusan Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian serta Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan Sekda Kabupaten Buleleng Gede Suyasa.
“Selain 21 program bantuan yang akan diserahkan kepada warga masyarakat penerima redistribusi lahan pada tanggal 21 Juni 2022. Bantuan yang diserahkan antara lain berupa 100 ekor ternak sapi, bibit tanaman serta program pelatihan, permodalan dan program lainnya sebagai bentuk redistribusi akses dari program, reforma agraria,” tandas Wedana sembari menambahkan redistribusi lahan untuk masyarakat transmigrasi Eks Timor Timur diharapkan terealisasi Bulan Agustus 2022. (kar,dha)








