
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menggenjot percepatan vaksinasi dosis I dan II serta vaksinasi booster atau vaksinasi komplit.
Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran dan peningkatan kasus terkonfirmasi yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
“Selain penerapan prokes ketat, pemerintah juga mengajak warga masyarakat untuk segera mengikuti program vaksinasi dosis I dan II serta vaksin III Booster,” tandas Koordinator Bidang Data Informasi Satgas Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan, Senin (14/2/2022).
Kadiskominfosanti Buleleng ini menegaskan penerapan prokes secara ketat dan vaksinasi komplit oleh seluruh warga masyarakat, merupakan upaya terbaik dalam mengurangi resiko terburuk Covid-19 yakni kematian.
“Vaksinasi booster sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi lanjut usia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid sehingga dapat terhindar dari resiko kematian,” tandasnya.
Sesuai data dan informasi tim medis, selain karena komorbid, kematian pasien Covid-19 juga banyak yang belum divaksin atau baru divaksin dosis I dan II .
“Belum divaksin dosis II atau boosterm,” terangnya.
Suwarmawan menambahkan, per Senin (14/2/2022) tim medis melaporkan adanya penambahan 45 kasus konfirmasi baru, 5 pasien Covid-19 meninggal dunia dan 190 pasien isolasi terpusat dinyatakan sembuh.
“Sesuai catatan medis pasien meninggal dunia, semuanya memiliki penyakit bawaan atau komorbid dan tiga diantaranya sama sekali belum divaksin. Sementara dua orang lainnya sudah divaksin dosis I dan dosis II, namun belum divaksin booster,” tandas Suwarmawan sembari mengajak dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, disiplin menerapkan prokes dan segera ikuti program vaksinasi.(kar,yan)








