
BADUNG – Sembilan hari setelah dilantik Presiden Jokowi, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melakukan kunjungan kerja ke Bali, Jumat (26/11/2021). Ia bersama rombongan mengecek kesiapan Bali menjadi tuan rumah KTT G-20 yang dilaksanakan 2022.
Setibanya di Bali, Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu langsung mengecek venue di kawasan Nusa Dua yang nantinya dipergunakan untuk tempat pertemuan pada konferensi diikuti oleh 20 negara itu. Panglima TNI juga meninjau Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 15.00 WITA.
“Sesuai perintah Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi, tugas kami menjadi penangungjawab sektor keamanan untuk KTT G-20. Secara internal, kami mulai mengenali tugas-tugas dan veneu yang nantinya direncanakan menjadi tempat kegiatan para peserta,”ujar Andika Perkasa dalam konferensi pers di Terminal Internasional Ngurah Rai.
Ia menyebut dari hasil peninjauan kesiapan Bali sudah matang dan sudah sangat siap menjadi tempat pertemuan internasional.
“Setelah ini, kami tinggal merencanakan ploting personel sesuai dengan apa yang diperlukan oleh panitia penyelenggara maupun pemerintah sehingga Indonesia bisa benar-benar menjadi tuan rumah yang baik. Tamu yang hadir merasa terlayani dan merasa aman,” tegas Andika Perkasa yang dalam kunjungannya didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra, serta sejumlah pejabat TNI dan Polri lainnya.
Sementara itu, GM Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Herry A Y Sikado mengaku pihaknya sudah sangat siap.
“Terminal Bandara Ngurah Rai telah siap menerima penumpang. Sejak penerbangan internasional 14 Oktober 2021 yang lalu kami sudah siap. Saya berharap dengan terpilihnya Bali sebagai tuan rumah KTT G20 dapat menggairahkan kembali sektor aviasi serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.








