
DENPASAR – Hanya gara-gara kekasihnya dipandang, I Gusti Ngurah Agung Karna kalap dan memukul seorang pemuda, Rahmat (24) hingga babak belur. Penganiayaan depan minimarket UD Aryawan di Jalan Pulau Bungin, Pedungan Denpasar Selatan, Sabtu 4 September 2021 dini hari itu viral di media sosial.
Berawal sekitar pukul 03.00 WITA, korban bersama temannya berinisial GS (21) membeli makan di TKP. Setelah membayar, datang pelaku bersama ceweknya kemudian menuju ATM. “Keluar ATM, pelaku naik ke motornya. Saat mau pergi, dia kembali memarkir kendaraannya dan menghampiri saksi GS,”ujar Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika, Rabu 8 September 2021.
Engken ci ? (kenapa kamu),” tanya pelaku dengan nada tinggi. “Ten bli, tiang nak makan”,”jawab GS dalam keterangan yang dikutip Iptu Hadimastika.
Jawaban tersebut tak membuat emosi Agung Karna redam. Pria berperawakan kurus dengan tubuh dipenuhi tato dan rambut disemir itu menunjuk-nunjuk Rahmat sembari bertanya,”Engken ci meleng-meleng ? (kenapa kamu lihat-lihat) dan dijawab oleh korban,”tiang sing ade meleng, tiang nak makan “(saya tidak ada lihat-lihat, saya hanya makan).
Mendengar jawaban, pelaku beralamat di Jalan Pulau Saelus, nomor 7 A, Pedungan, Denpasar Selatan, naik pitam. Pria pengangguran itu memukul pipi korban menggunakan tangan kosong hingga memar. Melihat kejadian itu, GS berusaha melerai. “Pelaku mengambil brass kenuckle (keling) dari saku celana dan melakukan pemukulan lima kali hingga korban mengalami luka robek pada kening, luka robek di bibir atas. Saksi membawa korban ke RS Surya Husada dan lukanya mendapat enam jahitan. Setelah mendapat perawatan, korban melapor,”ungkap Hadimastika.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku termasuk motor PCX DK 4564 ABU yang dikendarainya. “Kami sempat datangi kosnya di Jalan Pulau Saelus, tapi dia sudah pulang ke kampungnya di Pemaron, Buleleng,”beber Hadimastika.
Petugas memburu pelaku ke rumah asalnya, tapi lagi-lagi tidak mendapatkan hasil. Akhirnya, pada Senin 6 September 2021, pelaku diketahui bersembunyi di rumah calon iparnya di Buleleng dan sekitar pukul sekitar pukul 16.00 dilakukan penangkapan. ” Pelaku beralasan tersinggung karena pacarnya dipandang oleh korban,”tandasnya. (dum)








