Sikapi SE-2021 Gubernur Bali, Satgas Covid-19 Buleleng Awasi Pintu Masuk

0
57
Sekda Buleleng Gede Suyasa, geber langkah Satgas-PP Covid-19 Buleleng dalam mengimplementasikan SE-2021 Gubernur Bali

BULELENG – Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali disikapi serius Satgas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng. Selain membangun Pos Tarpadu, dari hasil rapat yang melibatkan koordinator bidang Satgas-PP Covid-19 dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Satgas-PP Covid-19 Buleleng juga mengawasi setiap pintu masuk Bali yang ada di Kabupaten Buleleng.

“Setiap pintu masuk Bali dilakukan pengecekan kesehatan, Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk maupun Pelabuhan Padang Bai. Khusus di Buleleng, Satgas-PP Covid-19 akan menambah posko terpadu di Pelabuhan Celukan Bawang,” tandas Sekretaris Satgas-PP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Kamis (17/12/2020).

Posko Terpadu yang dibangun Polres Buleleng, kata Suyasa mewakili Ketua Satgas-PP Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana, dilengkapi peralatan dan petugas rapid test antigen.

“Pihak kepolisian akan membangun beberapa posko terpadu, salah satunya di Pelabuhan Celukan Bawang. Untuk yang belum membawa hasil rapid test, akan dilakukan tes Rapid Antigen secara gratis disana. Kita sudah mengajukan lima ribu Rapid Antigen ke Provinsi,” tandas Suyasa.

Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa mengungkapkan, pihaknya akan membangun beberapa posko terpadu disejumlah lokasi. Selain mencegah penularan Covid-19, Posko Terpadu juga dibangun untuk pengamanan atau operasional kemanusiaan dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru.

“Posko Terpadi akan dibangun pada tempat-tempat yang diprediksi akan menimbulkan peningkatan kegiatan masyarakat, seperti Taman Kota Singaraja, kawasan Pantai Penimbangan, Eks Pelabuhan Buleleng, kawasan Banyuasri dan juga Kawasan Pariwisata Lovina,” ungkapnya.

Setelah rapat koordinasi, Posko Terpadu segera dibangun sehingga bisa difungsikan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan kegiatan masyarakat sekaligus mencegah penularan Covid-19.

“Tanggal 19-21 Desember 2020 ini dipastikan sudah berdiri. Sehingga tanggal 21 Desember 2020 sudah bisa beroperasi sampai tanggal 4 Januari 2021,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here