
BULELENG – Gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,8 juga dirasakan warga masyarakat di Desa Tembok Kecamatan Tejakula. Gempabumi M-4,8 yang berpusat pada 8.32 LS dan 115,45 BT, kedalaman 10 kilometer juga mengakibatkan sejumlah bangunan pura dan rumah milik warga terdampak.
“Tidak ada korban jiwa, sesuai asesment yang dilakukan Tim TRC BPBD Buleleng,Camat Tejekula dan aparat Desa Tembok, dilaporkan ada 2 unit pura dan 3 unit bangunan rumah yang rusak akibat terdampak gempa M-4,8 yang terjadi Sabtu, 16 Oktober 2021 Pukul 03.18 WITA,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, Minggu, 17 Oktober 2021.
Mantan Kepala DLH Buleleng ini memaparkan, kerusakan pura dan rumah warga akibat terdampak Gempabumi M-4,8 sudah tercatat dan dilaporkan ke BPBD Provinsi Bali.
“Dari hasil pendataan, ada empat warga yang pura atau rumahnya rusak akibat terdampak gempabumi. Masing-masing, I Nyoman Kola beralamat di Banjar Dinas Sembung Desa Tembok, kerusakan pelinggih penunggu karang, pelinggih rong tiga serta dinding bangunan retak terjadi pada rumah, Ketut Nirta juga di Banjar Dinas Sembung, tembok dapur bagian atas runtuh, I Nyoman Sukarta juga di Banjar Dinas Sembung candi masuk ke Pura Dadya Bendesa Manik Mas rusak dan I Wayan Seribek di Banjar Dinas Dapdap Tebel dapur bagian atasnya runtuh,” pungkasnya.(kar)








