Sport

KONI Bali Siapkan Tujuh Hotel Saat TC Sentralisasi

DENPASAR – Mendekati helatan TC Sentralisasi bagi para atlet Bali yang turun di PON XXI/ 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang akan dimulai 10 Juli 2024, KONI Bali telah menyiapkan 7 Hotel di Denpasar sebagai tempat TC Sentralisasi. Dan agenda juga mulai dibahas.

Menurut Ketua Umum KONI Bali, IGN Oka DarmawanKONI Bali telah menggelar rapat internal untuk membahas semua itu termasuk agenda dan membentuk panitia Pemusatan Latihan Atlet Daerah (Pelatda). Pelatda sendiri diketuai Agung Bagus Tri Candra Arka atau akrab disapa Gung Cok yang juga Kabid Binpres KONI Bali.

“Rapat telah digelar baru-baru ini dan itu keputusannya,” tegas Oka Darmawan di KONI Bali, Rabu (19/6/2024).

BACA JUGA:  Soal Silaturahmi, Kodrat Jatim Kecewa dan Bali Merasa Bersalah

Diuraikannya, Pelatda itu berlangsung pada 10 Juli mendatang. Soal persiapan harus selesai sebelum TC Sentralisasi itu seperti penggunaan venue, akomodasi dan lainnya. Pun untuk hotelnya nanti sudah rampung dipersiapkan agar atlet bisa menempati fasilitas itu. Dari data yang ada, total 7 hotel yang akan digunakan saat Pelatda nantinya.

“Pembukaan Pelatda itu akan dilangsungkan di halaman GOR Lila Buana,” terang Oka Darmawan.

Diakui mantan Wakil Ketua I dan Sekretaris Umum KONI Bali itu, 7 hotel yang dipersiapkan saat TC Sentralisasi itu yakni Hotel Puri Ayu, Hotel Grand Santi, Hotel Marc City, Hotel Mahajaya, Hotel Nirmala, Hotel Hasana dan Pondok Ayu.

Selama pelaksanaan TC Sentralisasi diharapkan bidang program dan evaluasi terus mengawasi latihan para atlet, evaluasi dan terus berkolaborasi dengan pelatih dalam menyusun target medali dan capaian.

BACA JUGA:  Santo Kamboy Bawa Prestasi Yongmoodo Denpasar 'Menyala'

“Rencana kami pada 27 Agustus 2024 sudah pelepasan para atlet ke PON,” sebutnya.

Di lain pihak, Ketua Pelatda Bali Gung Cok menguraikan Pelatda merupakan bagian dari upaya dalam mematangkan persiapan atlet yang akan bertanding di PON 2024.

Berangkat dari semua itu, para atlet PON Bali harus dipusatkan untuk mengetahui perkembangan sampai diturunkan pada ajang empat tahunan itu. Dengan demikian, disiplin atlet dan pelatih selama Pelatda bisa maksimal.

“Semua itu agar para atlet PON Bali bisa meraih hasil maksimal untuk mengharumkan nama Bali,” demikian Gung Cok. (ari/jon)

 

Back to top button