BulelengEkonomiPolitikTerkini

Rapat Dengan TAPD, Banggar DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Tepat Sasaran

BULELENG – Wakil rakyat yang tergabung dalam badan anggaran (Banggar) dan komisi di DPRD Buleleng gelar rapat pembahasan RAPBD Tahun 2024.

Selain postur anggaran yang dirancang dengan Pendapatan Daerah sebesar Rp 2,270 Triliun, Belanja Daerah sebesar Rp 2,314 Triliun atau defisit Rp 44,600 Miliar dan Pembiayaan Daerah sebesar Rp 45 Miliar, pada rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga tekankan tentang pengalokasian anggaran agar tepat sasaran.

“Rekan-rekan di Banggar maupun komisi intinya ingin memastikan pengalokasian anggaran RAPBD Tahun 2024 sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tandas Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna usai memimpin rapat, Selasa (14/11/2023).

Supriatna didampingi Wakil Ketua Ketut Susila Umbara,Gede Suradnya dan Ni Made Putri Nareni menegaskan postur RAPBD Tahun 2024, dilihat dari sisi angka baik Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Dearah sudah sesuai dengan kesepakatan antara legislatif dan eksekutif.

“Sebenarnya sudah ada kesepakatan antara DPRD dengan pemerintah daerah, namun dalam hal ini terkait dengan masukan usul dan saran dari para anggota DPRD adalah untuk memastikan anggaran-anggaran yang terpasang pada RAPBD Tahun 2024 sudah terakomodir dalam program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2024,” terangnya.

Selain alokasi anggaran yang tepat sasaran, ada juga beberapa masukan usul dan saran terkait pelayanan publik.

Sesuai hasil reses dan rapat dengar pendapat (RDP) dengan OPD, kata Supriatna, anggota dewan memberikan masukan terkait pengadaan mobol pemadam kebakaran dan mobil pasien ODGJ, penyediaan Var dan Abu pada setiap fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) serta perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi.

“Termasuk usulan anggota dewan terkait pendataan dan penertiban terhadap keberadaan vila yang belakangan marak dibangun di Kabupaten Buleleng serta beberapa usulan lain terkait upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Buleleng,” tandas Supriatna diapresiasi Gede Suyasa.

Selaku Ketua TAPD Pemkab Buleleng, Gede Suyasa mengatakan secara umum program kegiatan berjalan dengan baik namun perlu disempurnakan.

Terkait usulan anggota dewan yang belum terakomodir, Suyasa yang juga Sekda Buleleng menyatakan dapat memahami dan segera dikordinasikan dengan pimpinan serta SKPD terkait.

“Kami dapat memahami dan akan segera berkoordinasi dengan pimpinan serta SKPD terkait dalam rangka penyempurnaan rancangan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2024, tentu sesuai regulasi dan ketentuan yang ada,” tegasnya.

Terkait postur RAPBD Tahun 2024, Pendapataan Daerah dirancang Rp 2,270 Triliun, Pendapatan Dearah dirancang Rp 2,314 Triliun atau dirancang difisit sebesar Rp 44,6 Miliar dan akan ditutup dari Pembiayaan Daerah yang dirancang sebesar Rp 45 Miliar.(kar/jon)

Back to top button