BulelengHukumKesehatanTerkini

Kaget PLKB Terlibat Narkoba, Kepala DP2KBP3A Buleleng Serahkan Proses Hukum

BULELENG – Tertangkapnya KD dengan barang bukti 7 box berisi daun kering yang diduga narkotika jenis ganja seberat 7,222 gram, tak hanya membuat masyarakat Buleleng khususnya di Kecamatan Seririt kaget tapi juga jajaran Pemkab Buleleng.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Buleleng bahkan mengaku kaget, karena KD merupakan salah satu petugas penyuluh keluarga berencana (PLKB).

“Iya, saya kaget sekali karena yang bersangkutan adalah petugas penyuluh keluarga berencana, PLKB di Kecamatan Seririt,” tandas Kepala DP2KBP3A Buleleng Nyoman Riang Pustaka saat dikonformasi, Kamis (14/9/2023).

BACA JUGA:  Geber Kasus Curanmor, Kapolres Buleleng Persilahkan Korban Ajukan Pinjam Pakai

Mantan Camat Buleleng ini mengaku kaget karena selama ini KD yang ditangkap Tim Pemberantasan BNN Provinsi Bali dan terindikasi sebagai jaringan narkoba Medan-Bali tidak menunjukkan sikap mencurigakan dan melaksanakan tugas dengan baik.

“Itu yang membuat saya kaget. Terkait proses hukum, kami tidak bisa berbuat apa dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” tandasnya.

BACA JUGA:  Tak Mau Kelian Desa Ditahan, Krama Adat Tista Desa Bhaktiseraga Surati Kajari Buleleng

Terkait sanksi sebagai pegawai, Riang mengaku akan berkoordinasi dengan BKPSDM Buleleng.

“Yang pasti kami hormati proses hukum dan untuk sementara membebastugaskan yang bersangkutan dari tugasnya sebagai PLKB,” tegasnya.

Senada dengan Kepala DP2KBP3A Buleleng, IGP Ngurah Mastika juga mengaku kaget saat mendapatkan informasi dan melihat sepada motor yang digunakan KD untuk mengambil paket ganja.(kar/jon)

Back to top button