
BULELENG – Trend peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Bali kembali menimbulkan korban jiwa. Seorang bocah perempuan (8,3) tahun asal Kecamatan Gerokgak, Kamis (21/7/2022) pukul 16.00 wita dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat inap sebagai pasien terkonfirmasi Covid-19 sejak hari Rabu (13/7/2022) lalu.
“Pasien dengan riwayat belum pernah vaksin ini mengalami kejang dan kaku seluruh tubuh, sempat kejang tiga kali di rumahnya pada hari Rabu (12/7/2022) hingga dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapat perawatan lebih lanjut,” ungkap Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Covid-19 Buleleng, Ketut Suwarmawan usai peringatan Hari Koperasi Ke-75 tahun 2022, Jumat (22/7/2022).
Kadiskominfosanti Buleleng ini memaparkan berdasarkan laporan tim medis, pasien diterima RSUD Kabupaten Buleleng pada hari Rabu (13/7/2022) dengan keluhan kejang, kaku seluruh tubuh dan pneumonia Covid-19.
“Pasien terkonfirmasi yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid epileptikus, anemia sedang, malnutrisi ini dinyatakan meninggal dunia pada hari Kamis (21/7/2022) pukul 15.00 wita setelah sempat mendapatkan perawatan medis di Ruang Lely 1 RSUD Kabupaten Buleleng,” tandasnya.
Dengan adanya trend peningkatan kasus, Suwarmawan mengajak dan mengimbau warga masyarakat agar tetap waspada, menerapkan protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi booster. (kar,dha)








