
KUTA – Sebuah wadah komunikasi antar Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Kuta telah terbentuk dan dikukuhkan pada Rabu (22/4/2025). Wadah bernama DPC LPM Kecamatan Kuta ini diharapkan dapat menjadi jembatan sinergi program tingkat kelurahan, agar sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung.
Ketua LPM Kuta, I Putu Adnyana, didapuk untuk memimpin wadah organisasi ini. Dia didampingi Made Hendra Sunarjaya dari LPM Legian sebagai Sekretaris, dan Putu Ariani dari LPM Tuban selaku Bendahara.
Di sela acara pengukuhannya, Adnyana menegaskan bahwa DPC LPM dibentuk untuk memastikan komunikasi berjalan efektif secara hierarki. Sehingga berbagai program di tingkat bawah, dapat terhubung dan sejalan dengan kebijakan kabupaten.
Di samping itu, sambung dia, DPC LPM juga merupakan wadah komunikasi, koordinasi, sekaligus berbagi program. Apalagi wilayah kelurahan di-Kecamatan Kuta terbilang memiliki karakteristik serupa, yakni sebagai kawasan pariwisata. “Jadi tentu persoalan yang dihadapi juga relatif sama,” ungkapnya.
Melalui forum ini pula, seluruh LPM dari lima kelurahan se-Kecamatan Kuta katanya dapat saling memberikan dukungan, bertukar pengalaman, dan memperkuat perencanaan program ke depan. Selain itu, keberadaan DPC juga diarahkan untuk mendukung program “Sapta Kriya Adicipta”, dan menyukseskan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Badung.
Diungkapkannya, struktur DPC LPM Kecamatan Kuta total melibatkan 20 orang anggota. Mereka berasal dari lima kelurahan se-Kecamatan Kuta, yakni Kelurahan Kuta, Legian, Seminyak, Tuban, dan Kedonganan. Dengan kata lain, masing-masing LPM memiliki 4 utusan di tingkat DPC.
Setelah pengukuhan ini, kata Adnyana, pihaknya akan mulai melakukan penyusunan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Tentunya, program-program tersebut disesuaikan dengan fungsi LPM itu sendiri, serta arah pembangunan daerah.
“Setelah terbentuk, kami akan fokus menyusun program yang selaras dengan visi dan misi daerah. Prinsipnya, saling support dan saling berbagi untuk kemajuan bersama,” pungkasnya. (adi)








