HeadlineKriminalTabananTerkini

Nekat, Emak-emak Bawa Sabu Saat Besuk Tahanan Polres Tabanan

TABANAN – Dari  pengungkapkan enam kasus Narkoba  yang ditangani Sat Res Narkoba  Polres Tabana ini , ada pengungkapan tergolong unik dan tersangka sangat berani. Pasalnya , penangkapan tersangka  dilakukan di ruang besuk tahanan Narkoba Polres Tabanan. Hal tersebut terungkap saat Rilis kasus Narkoba  oleh Wakapolres Tabanan Kompol I  Gede Made Surya Atmaja, Kamis (20/6/2024).

Pengungkapkan ini berawal adanya informasi salah satu pembesuk tahanan Narkoba  tersangka NGR diduga membawa narkoba  jenis sabu yang diketahui seorang ibu rumah tangga  inisial GA (32). GA diamankan saat membesuk suaminya  tersangka NGR   di ruang tahanan Polres Tabanan Selasa, 11 Juni 2024 sekitar pukul 12.30 Wita. Dari tangannya diamankan dua paket sabu seberat 0,26 gram netto.

Anggota Satres Narkoba mendapat informasi bahwa ada dugaan pembesuk tahanan membawa barang-barang terlarang atau barang yang tidak diijinkan dibawa masuk ke dalam rutan polres Tabanan.  Berdasarkan informasi tersebut selanjutnya Kasat Resnarkoba memerintahkan Kanit Idik 1 bersama anggota Opsnal melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.

BACA JUGA:  Pj Bupati Buleleng Pastikan RTRW Buleleng 2024-2044 Akomodir Masukan Masyarakat

Selanjutnya pada  Selasa,l 11 Juni 2024 anggota opsnal melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang akan membesuk tahanan yang ditahan di rutan Polres Tabanan, dan sekira pukul 12.30 Wita anggota Piket Sat Resnarkoba dan anggota Opsnal bersama petugas Jaga Tahanan melihat salah satu pembesuk tahanan bernama GA bermaksud membesuk suaminya atas nama NGR yang ditahan  di Rutan Polres Tabanan.

GA terlihat gugup dan tiba-tiba ingin pergi dari ruang besuk tahanan dan akhirnya anggota Opsnal langsung menyuruh yang bersangkutan diam ditempat. Selanjutnya anggota Opsnal Satres Narkoba mendekat ke ruang besuk tahanan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang bersangkutan, namun tidak ditemukan barang terlarang.

Pada saat melakukan pemeriksaan terhadap tas yang dipakai yang bersangkutan anggota Opsnal menemukan barang berupa 1 (satu) potongan pipet warna merah dan setelah ditanyakan yang bersangkutan mengakui barang tersebut adalah paket shabu, selanjutnya disita sebagai barang bukti. Setelah melakukan penggeledahan tersebut dan menemukan barang bukti paket diduga shabu tersebut.

BACA JUGA:  Inspektorat Provinsi Bali Tindaklanjuti Informasi Pungutan SMA

Selanjutnya  petugas melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di dalam kamar rumah tersangka di Desa Mengwitani, Mengwi, Badung. Di dalam lemari baju tepatnya dibawah lipatan baju tersangka ditemukan barang berupa 1 plastic klip berisi benda kristal bening diduga narkotika jenis shabu selanjutnya disita sebagai barang bukti. Setelah melakukan penggeledahan, selanjutnya tersangka dan seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Polres Tabanan untuk dilakukan proses lebih lanjut.

GA dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 Tahun dan paling lama 12 tahun dan kini mendekam  di tahanan  bersama suaminya dengan kasus yang sama penyalahgunaan narkoba. (jon)

Back to top button