BulelengPendidikanTerkini

Lantik 42 Orang Dokter Muda, Ini Pesan Rektor Undiksha Singaraja

BULELENG – Rektor Undiksha Singaraja Wayan Lasmawan menyaksikan prosesi upacara pengambilan sumpah dan pelantikan 42 dokter muda, lulusan angkatan I Fakultas Kedokteran Undiksha Singaraja tahun 2018.

Selain mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas dukungan dalam upaya pengembangan Fakultas Kedokteran, pada momentum hari yang berbahagia tersebut juga disampaikan pesan ‘Harmoni’ kepada seluruh lulusan perdana dari Fakultas Favorit di Undiksha Singaraja.

“Ingat, jangan lupakan Salam Harmoni sebagai filosofi Desa Ganesha sebagai pembuka jalan menuju kesuksesan yang diraih,” tandas Rektor Lasmawan saat menyapa dan memberikan sambutan pada acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Muda Undiksha Singaraja, Rabu (19/6/2024).

Lasmawan didampingi Prof. Dr. M. Ahmad Djojosugito, dr. Sp.OT(K), MHA, MBA., selaku Dekan Fakultas Kedokteran Undiksha menandaskan selain untuk pertama kalinya melahirkan 42 orang dokter muda, pada hari yang membahagiakan ini secara akumulatif tingkat kelulusan UKM PPD Undiksha jauh di atas rata-rata nasional, baik OSCE maupun CBT-nya.

BACA JUGA:  Pertama Kali Diterapkan di Indonesia, Pj. Gubernur Mahendra Jaya Puji Terobosan Sistem Tol Non Tunai Nirsentuh

“Saya optimis akreditasi prodi kedokteran bisa menuju unggul ke depan sangat terbuka lebar. Dengan kebersamaan dan pesaje semuanya mungkin dilakukan. Tapi ingat pesaje, bukan kepura-puraan,” tegasnya.

Dengan dukungan SDM, fasilitas pembelajaran dan pendanaan, Prodi Kedokteran dan Fakultas Kedokteran ke depannya diharapkan mampu berkembang dan berdaya saing.

Berdasarkan study WHO, kata Lasmawan, problem terbesar kesehatan dunia ke depan adalah keteriringan kemajuan teknologi kedokteran dengan abrasi moral para dokter.

“Sebagai seorang dokter pemahaman dan keterampilan untuk menguasai dan terampil menggunakan teknologi kesehatan adalah sebuah keharusan karena pada saatnya anda akan dihadapkan pada situasi pertaruhan moral kemanusiaan, petaruhan akademik, dan teknologi kedokteran adalah jawabannya,” tandas Lasmawan meyakinkan.

Ia juga mengajak sekaligus mengingatkan para dokter lulusan Undiksha Singaraja agar jangan pernah berhenti belajar karena belajar adalah sumber kehidupan yang terus berkembang tanpa batas.

Sementara dalam laporannya, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Undiksha dr. I Putu Suriyasa, M.S., PKK.,SP.OK., memaparkan dari 44 mahasiswa pendidikan profesi dokter angakatan 2018, yang berhasil menyelesaikan 56 SKS dan lolos dalam uji kompetensi mahasiswa pendidikan profesi dokter (UKM PPD) baik OSCE maupun CBT adalah sebanyak 42 mahasiswa dengan rata-rata IPK 3,73.

IPK tertinggi berhasil diraih oleh dr. I Gusti Agung Mirah Puspitayani, S.Ked dengan IPK 3,87. Nilai UKM PPD OSCE tertinggi diraih oleh dr. Luh Made Karuni Kartika Sari, S.Ked.

Sedangkan, nilai UKM PPD CBT tertinggi diraih oleh dr. Bayu Pramana Suryawan Putra, S.Ked., dr. Ni Komang Ayu Mirah Widatari, S.Ked., dr. Pande Putu Arista Indra Pratama, S.Ked., dan dr. Rama Vinnu Iswayan, S.Ked. (kar/jon)

Back to top button