BadungSosial

20 PNP Terjaring di Kelurahan Benoa

Penertiban administrasi kependudukan di wilayah Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (15/5/2024).

BADUNG – Inspeksi mendadak (sidak) penertiban administrasi kependudukan kembali digelar menyasar wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Rabu (15/5/2024). Dari kegiatan tersebut, total ada 20 orang penduduk non permanen (PNP) yang terjaring.

Seijin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Kepala Seksi Penyidikan, Ida Bagus Ratu mengungkapkan, 18 orang di antaranya merupakan PNP yang belum lapor diri, dan 2 orang lainnya adalah PNP tanpa identitas. Bagi PNP yang belum lapor diri diarahkan untuk melakukan pengurusan ke kepala lingkungan. Sementara bagi yang tanpa identitas, ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Badung. “Rata-rata adalah pekerja. Tapi ada juga beberapa yang masih dalam proses mencari kerja,” bebernya.

20 orang pendatang itu, sambung dia, terjaring dari dua lingkungan di Kecamatan Kuta Selatan. Yakni Terora dan Celuk yang merupakan dua lingkungan di Kelurahan Benoa. 

“Sidak administrasi kependudukan seperti ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin di setiap tahun. Namun untuk sasarannya, biasanya menyesuaikan dengan kondisi. Seperti saat ini, yang dilaksanakan berkenaan pula dengan terselenggaranya kegiatan internasional World Water Forum (WWF) ke-10 di wilayah Kuta Selatan,” bebernya.

Dominan pendatang yang terjaring, sambung dia, adalah orang Sumba. Beberapa lainnya, adalah orang Jawa. “Astungkara, kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar. Semuanya kooperatif, tidak ada kendala apapun, apalagi perlawanan. Kami harap ke depan kesadaran para pendatang untuk melapor diri bisa mengalami peningkatan,” sambungnya.

Untuk diketahui, selain Satpol PP Badung, ada sejumlah pihak yang ikut terlibat dalam gelaran sidak tersebut. Termasuk diantaranya unsur dari Kecamatan Kuta Selatan, Kepala Lingkungan (Kaling), Linmas, Pecalang, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), serta TNI dan Polri melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). (adi,dha)

Back to top button