KPU Bali Ajak Disdukcapil Se-Bali Bersinergi, Wujudkan Data Pemilih Valid Songsong Pemilu Serentak 2024

0
69
Acara Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Menjelang Pemilu Tahun 2024

DENPASAR – Menjelang Pemilu Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali akan melakukan pemutahiran data pemilih berkelanjutan yang diawali dengan rapat koordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Data pemilih yang tidak valid dalam perhelatan Pemilu akan sangat berpengaruh terhadap penerapan alokasi kursi di setiap daerah.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan dalam sambutannya saat membuka acara Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Menjelang Pemilu Tahun 2024 di Ruang Rapat Lantai 2 Sekretariat KPU Provinsi Bali, Renon Denpasar Selasa (21/6/2022).

Ketua KPU Bali Agung Lidartawan mengajak segenap peserta rakor untuk menjaga sinergi dan kerjasamanya sebagai langkah awal di masa tahapan Pemilu Serentak Tahun 2024 serta mendukung KPU mewujudkan data pemilih yang mutakhir dan valid dalam mensukseskan pelaksaanan Pemilu Tahun 2024.

Pada rapat koordinasi pemutahiran data pemilih berkelanjutan KPU mengundang Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis PMD Dukcapil) Provinsi Bali, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali yang diwakili oleh Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten/Kota se-Bali, Bawaslu Provinsi Bali dan Anggota KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi Kabupaten/Kota se-Bali.

Kadis PMD/Dukcapil Provinsi Bali Putu Anom Agustina menyampaikan dukungannya untuk mewujudkan data pemilih yang sinkron dengan data kependudukan. Anom Agustina menghimbau agar sinergitas dan harmonisasi antara Disdukcapil pada masing-masing kabupaten/kota dengan KPU Kabupaten/Kota terus dibangun sesuai dengan wewenang dan tugas masing-masing.

Sementara Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bali I Made Supartha menambahkan, data pemilih harus terukur, obyektif dan jelas untuk kepentingan masyarakat.

Sebelum memasuki sesi diskusi, Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Perencanaan, Data dan Informasi I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya memaparkan mengenai kondisi Data Hasil Pemadanan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Semester II Tahun 2021 KPU RI dengan Data Kependudukan Kemendagri kepada peserta rapat yang masih terdapat data ganda, data tidak padan dan data meninggal serta menyampaikan hasil penyandingan oleh KPU Kabupaten/Kota berdasarkan Surat Edaran KPU RI Nomor 17 Tahun 2022.

Pada sesi diskusi para peserta dari Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota se-Bali dan Anggota DPRD Komisi 1 Kabupaten/Kota, aktif menyampaikan permasalahan, masukan dan saran terkait data pemilih yang pada intinya bersedia bersinergi dengan KPU dalam rangka mewujudkan data pemilih yang valid yang nantinya juga akan menjadi masukan perbaikan data penduduk bagi Pemerintah Daerah. (arn/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

14 − one =