Badung Terapkan IKI, ASN ‘Pemalas’ Tidak Mendapatkan Tambahan Penghasilan

0
418
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa

MANGUPURA –Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Badung tidak bisa leha-leha lagi. Pasalnya, terhitung mulai tahun 2022 ini kabupaten terkaya di Bali ini akan menerapkan menerapkan Indikator Kinerja Individu (IKI). IKI akan berpengaruh kepada penghasilan ASN, khususnya pada Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa yang ditemui di Puspem Badung, Kamis 20 Januari 2022, menjelaskan IKI dipastikan dilaksanakan tahun ini juga. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja ASN, karena akan sangat berkaitan dengan penghasilan ASN itu sendiri. Artinya, siapa yang banyak bekerja mereka yang akan mendapatkan TPP lebih banyak.

“Penerapan IKI berkaitan dengan Perjanjian Kinerja dan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) serta sebagai tolak ukur pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP). Dengan penerapan IKI, Bapak Bupati berharap para ASN dapat berlomba-lomba menunjukan kinerjanya, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”kata Adi Arnawa.

Lebih lanjut dijelaskannya, IKI akan memberikan rasa keadilan bagi ASN. “Jadi TPP yang akan diterima ASN tidak akan sama pada tingkatannya. Siapa yang bekerja dia yang akan mendapatkan lebih besar. Tidak seperti sekarang, baik yang bekerja maupun tidak, bisa mendapatkan tambahan penghasilan yang sama,”ujarnya. Pelaksanaan IKI sendiri baru bisa dilakukan pada tri wulan kedua tahun ini. “Saat ini sedang dalam tahap sosialisasi,”imbuhnya.

Sementara itu secara terpisah Kepala Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) I Gede Wijaya menerangkan dalam pelaksanaannya, IKI menggunakan suatu sistim dimana ASN harus melaporkan (upload) setiap kegiatan atau kinerjannya. “Saat ini masih disiapkan perangkat lunak dan kerasnya dulu, kemudian akan diuji coba sebelum resmi diterapkan,”katanya. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − 15 =