Hasil Audit Dugaan Korupsi Masker Molor, BPKP RI Langsung Turun ke Karangasem

0
650
Supervisi BPKP RI
Koordinator Tim Investigasi Wilayah Timur BPKP RI, Suaedy (kiri) dan Kejari Karangasem Aji Kalbu Pribadi SH.MH (tengah)

KARANGASEM—Molornya hasil audit kerugian negara terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan 512 ribu pcs masker jenis scuba Dinas Sosial tahun 2020 senilai Rp 2,9 yang dilakukan BPKP Perwakilan Bali, membuat BPKP RI turun gunung melakukan ekspose ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, Jumat (14/1/2022).

Kedatangan BPKP RI didampingin BPKP Perwakilan Bali, selain melakukan ekspos, juga untuk mempercepat penyelesaian perkara masker yang kini baru menetapkan tujuh orang tersangka.

“Kami datang bersama tim Investigasi BPKP Perwakilan Bali untuk berkoordinasi dalam mempercepat penyelesaian perkara masker yang kini sedang ditangani penyidik Kejari Karangasem,” kata Koordinator Investigasi Wilayah Timur BPKP RI Suaedy.

Terhadap penanganan perkara dugaan korupsi masker scuba Dinas Sosial itu, lanjut Suaedy, BPKP dan penyidik Kejari Karangasem memiliki tujuan yang sama, yakni mempercepat penyelesaian perkara yang ada.

Dia juga mengakui, molornya hasil audit kerugian negara atas perkara tersebut. Menurutnya keterlambatan disebabkan BPKP masih perlu melakukan koordinasi dengan penyidik dan pengumpulan bukti atas kerugian yang dimunculkan dari pengadaan masker tersebut.

“Tugas kami sebagai auditor independen tetap jalan, tujuan kami dalam penyelesaian perkara ini juga sama dengan penyidik Kejari Karangasem. Intinya kita datang untuk berkoordinasi dan mempercepat penghitungan nilai kerugian negara dalam perkara masker. Saat ini semua proses yang ada masih berjalan,” terang Suaedy didampingi Kajari Karangasem Aji Kalbu Pribadi.

Seperti diketahui, Kejari Karangasem sudah menetapkan tujuh orang tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan masker Dinas Sosial yang diperkirakan menculkan kerugian negera sekitar Rp 2,4 miliar, Rabu (24/11/2021).

Tujuh tersangka itu, Kadis Sosial Karangasem I Gede Basma, dan enam bawahannya, yakni Gede Sumartana, Wayan Budiarta, Nyoman Rumia, Ketut Sutama Adikusma, Ni Ketut Suartini dan I Gede Putra Yasa. Para tersangka dugaan korupsi masker Dinas Sosial ini semuanya sudah ditahan dan penahanannya dititipkan di Polsek Karangasem, Polsek Bebandem dan Polsek Abang. (wat/jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two + 14 =