Perbekel Pejeng Mendadak Mundur, Pelayanan Administrasi Terhambat

0
353
Warga Pejeng mendatangi Kantor Desa bermaksud meminta tanda tangan Perbekel.
Warga Pejeng mendatangi Kantor Desa bermaksud meminta tanda tangan Perbekel.

GIANYAR – Tjok Agung Kusuma Yuda tiba-tiba mengundurkan diri sebagai Perbekel Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Padahal, jabatannya untuk periode kedua ini masih tersisa 2,5 tahun lagi atau berakhir pada Januari 2024.

Dalam surat nomor 881/115/DP/XI/2021 ditujukan kepada Bupati Gianyar tertanggal 18 Nopember 2021 yang ditandatangani di atas materai Rp 10.000, Tjok Agung Kusuma Yuda menyebut tidak bisa lagi menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Perbekel Pejeng. “Saya harus fokus mengurus kedua orang tua saya,” tulisnya dalam surat yang ditembuskan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gianyar, Camat Tampaksiring, dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pejeng.

Tjok Agung yang dihubungi wartawan, Kamis (25/11/2021 )membenarkan pengunduruan dirinya sebagai Perbekel Pejeng. “Nggih-nggih (benar mengajukan permohonan pengunduran diri),”katanya.

Tjok Agung yang telah menjabat dua periode itu mengungkap alasannya mundur karena ingin beristirahat. “Sudah umur juga, mau istirahat saja, biar santai. Kanggeang je amunike (cujup segitu). Biar anak muda nanti,” ujarnya.

Kadis PMD Dewa Ngakan Ngurah Adi yang dikonfirmasi mengaku sudah menerima surat permohonan pengunduran diri Tjok Agung Kusuma.

“Memang yang bersangkutan mengajukan permohonan pengunduran diri. Setelah nanti disetujui oleh Pak Bupati, baru kami proses SK pemberhentian termasuk pengangkatan Penjabat (pj) Perbekel,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengangkatan Penjabat Perbekel berlaku enam bulan sebelum ada pergantian antar waktu (PAW).

“Setelah terpilih, PAW melaksanakan tugas sampai masa sisa waktu Tjok Agung Kusuma Yuda sekitar 2,5 tahun,” jelasnya sembari menyebutkan pengunduruan diri diperbolehkan sesuai aturan berlaku dan Tjok Agung Kusuma sudah tidak aktif sebagai Perbekel.

Sementara itu, pelayanan administrasi masyarakat di Kantor Desa Pejeng terhambat menyusul pengunduran diri Tjok Agung Kusuma Yuda sebagai Perbekel yang terkesan mendadak.

“Pagi tadi ke kantor desa bermaksud minta tanda tangan Perbekel untuk penyertifikatan tanah teba. Ini kali ketiga warga datang, tapi gagal mendapat tanda tangan,” ungkap Gede Julius, warga asal Banjar Pande.

Julius bersama beberapa warga awalnya tidak percaya mendapat informasi pengunduran diri Tjok Agung Kusuma Yuda.
“Setelah kami datang menanyakan informasi yang beredar itu ternyata memang benar. Kami diperlihatkan surat pengunduran diri Perbekel,” kata Julius. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 2 =